Punya lahan besar nganggur tapi dekat TPA / PSEL
Orang tua dulu punya peternakan ayam di Kab. Bogor, tepatnya di Desa Galuga. Sejak krismon 1998, peternakannya tutup dan nganggur gitu aja. Sempat beberapa kali disewakan lagi untuk peternakan, tapi sekarang sudah tidak ada penyewa. Luas tanahnya sekitar 3 hektare lebih.
Akses tanah sebenarnya bagus, ada jalan baru yang muat 2 truk besar, dan juga ada jalan desa kecil di belakangnya. Tapi lokasinya memang kurang ideal karena dekat banget dengan TPA Galuga, jaraknya sekitar 300 meter.
Seperti kondisi banyak TPA lain di Indonesia, TPA itu sudah sangat overload dan bau pada saat-saat tertentu. Baru-baru ini saya juga dapat info kalau di sana akan dibangun PSEL (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Lokasi pastinya belum jelas, tapi kemungkinan besar benar-benar di sebelah lahan saya.
Sekitar 1 tahun lalu, sebagian kecil tanahnya sempat saya kavling, sekitar 60 meteran, karena ada yang beli untuk bangun rumah, pembelinya pemulung sampah yang kerja di TPA tersebut. Lumayan, waktu itu bisa laku sekitar Rp400 ribu per meter di pinggir jalan desa.
Pertanyaannya, dengan kondisi seperti itu, menurut kalian apakah lahan ini bakal jadi lahan mati? Kira-kira masih bisa dimanfaatkan jadi apa ya?
Kalau dikavling untuk perumahan, saya sendiri kurang yakin ada peminatnya selain pekerja atau pemulung yang memang sudah terbiasa tinggal di sekitar area TPA.
Sayang banget soalnya punya aset dianggurin gitu aja di jaman sekarang.