Apple ngalahin Nvidia lagi meski paling lambat di AI. Gimana bisa?
Ada yang agak ironis sih soal Apple belakangan ini. Akhir Juli kemarin, AAPL sempat nyalip Nvidia lagi jadi perusahaan paling bernilai di dunia, bahkan sempat tembus market cap $5 triliun (jadi cuma perusahaan kedua sepanjang sejarah yang nyampe angka segitu, setelah Nvidia). Sahamnya udah naik sekitar 24% YTD dan hampir 60% dalam 12 bulan terakhir, padahal Apple ini termasuk yang paling telat & minim eksposur ke AI race dibanding rival-rivalnya. Bandingin aja sejak ChatGPT rilis akhir 2022, Nvidia udah naik ke ~1.125%, Meta ~386%, Google ~226%. Sementara Apple cuma naik 130% di periode yang sama. Bahkan Apple sampai harus pakai model Gemini punya Google buat tenagain Siri versi barunya, karena AI internal mereka sendiri (Apple Intellligence) sampai molor dan bikin reshuffle eksekutif.
Tapi justru di sinilah menariknya, karena minim eksposur AI capex yang gede-gedean. Apple juga relatif terlindung dari sell-off tajam yang dialami rival AInya. Contohnya Microsoft yang sempat ATH Oktober 2025, sekarang malah udah turun ~28% karena kekhawatiran soal capex AI yang ga sebanding sama returnnya. Apple sendiri didorong penjualan iPhone yang kuat, capex yang tetap rendah, dan justru menfaatin infrastruktur cloud/AI orang lain (Google) daripada bangun sendiri dari nol.
Menurut kalian, ini strategi Apple yang cerdas (biarin orang lain burn cash duluan buat infrastruktur AI, baru masuk belakangan pas udah matang) atau justru ini risiko jangka panjang karena mereka ketinggalan terlalu jauh di teknologi yang katanya bakal jadi masa depan computing?