u/bored-then-eat

Image 1 — Lampung Weekend Getaway
Image 2 — Lampung Weekend Getaway
Image 3 — Lampung Weekend Getaway
Image 4 — Lampung Weekend Getaway

Lampung Weekend Getaway

Okay, this is my weekend getaway in Lampung food haul.

Berangkat Jumat malem dari Jakarta, naik ferry, terus nginep 1 malam di Lampung.

  1. Rumah Makan Begadang

Okay, I’m not a big fan of nasi padang 👉🏻👈🏻 (sorry 😭). Banyak nasi padang yang ga cocok di lidah gua. Tapi begadang ini salah satu nasi padang yang masuk ke selera. Bahkan gua 2x ke sini dalam 1 weekend, sampe bela2in bungkus dibawa ke Jakarta.

The star is of course rendangnya. Bumbunya beda sama bumbu rendang yang biasa di Pagi Sore (dan kawan2nya di Jakarta). Rasa bumbunya smoky, sama gurih gitu. Dicampur nasi anget + ayam pop + sate, gua doyan banget di sini.

  1. Bakso Sony

Dulu ga demen, tapi entah kenapa yang cabang ini rasanya pas. Terus bau sapinya ga gitu kenceng untuk ukuran bakso (I look at you Bakso Sam*at). Terus mereka skg tambah menu kaya yamin, pempek gitu. Rasa mienya juga enak, bukan kaya mie beli jadi. Pempeknya juga oke lah. Asin dan gurihnya juga pas. Next time ke lampung, kayanya bakal ke sini lagi.

  1. Nasi Uduk Toha
    Jualan nasi uduk (duh) dan lauknya ayam goreng kampung. IMO, nasi uduk dan ayam goreng pada umumnya. Nothing special for me.

  2. Bubur Ayam Van Danoe
    Good breakfast after hangover atau begadang. Buburnya dominan rasa manis dari kecap. Ada tambahan topping2 yang biasa ditemukan di tempat jualan bubur. Areanya outdoor kaki lima, kalau malam jadi Mie Kiting (jualan indomie tapi dikasih sambel pedes banget).

Overall, harganya murah dan aman di kantong (sekali makan buat 2 porsi 2 orang, biasanya kurang dari 100k). Maybe if you got tired of Bandung and can’t stand their traffic jam, can go to Lampung instead.

Not in the pic:
Oleh2 khas lampung: keripik pisang aneka. Ya keripik pisang dengan berbagai macam rasa.
Sambelnya mereka enak, lebih tahan lama daripada si bu rudi yang walau udah dikulkas bisa jamuran. Pernah nemu di ranch market juga sambelnya.

u/bored-then-eat — 2 days ago

We Have That at Home (Singapore’s version)

Okay, so inspired with that meme (and after checking with mod). This post is what I ate in Singapore.

In the picture:

  1. Queic by Olivia (the infamous thread)
  2. Udon Shin
  3. Cedric Grolet.

What we have at home:

  1. Queic by Olivia vs Art* R*sa (AR)

I feel like AR is inspired by Olivia (?), not sure, but olivia is there since 2021.

Dari segi rasa dan tekstur, si olivia ini tipe yang melted cair gitu dibanding AR yang lebih padat. Kalau ga salah inget, si AR ini dulu awal2 juga rada melted, tapi lama kelamaan jadi semacam block cheese padat. Still OK though, maybe they change the recipe to cater Indonesians’ palate (mirip breadtalk jan dulu, blueberry cheesecake). Si olivia ini juga ga dominan manis kaya si AR.

Price: for those 2 cheesecakes = IDR550k, but yes, it’s worth the price. Best cheesecake I’ve ever had, and i’m not a fan of cheesecake.

  1. Shin Udon vs Carbonara Udon Sushi Restaurant or M*rugame.

Shin Udon ini cabang dari Shin Udon Tokyo yang antri. Di Singapore juga antri (you know, singaporeans love queing), tapi untungnya ga gitu lama prosesnya, walau di hari minggu dan lunch.

Yang paling penting dari Udon itu, IMO adalah teksturnya. Ini teksturnya kenyal, beda sama carbonara udon yang di restoran Indonesia yang kebanyakan langsung putus begitu digigit dan kenyalnya dikit. Secara bumbu (carbonaranya juga enak), gua pesen yang jenis clear broth juga oke, but I dont really care though. Teksturnya yang bikin juara, dan gorengannya (agemono) juga enak, yang di gambar itu adalah bacon ditepungin dan di deep fried (baru pertama kali makan dan enak banget).

Price: 3udon for 1mio (I blame our weak ass currency 😭).

  1. Cedric Grolet vs Other Pastries in Indonesia.

Basically pastry cantik, dari chef Perancis (sering bikin konten juga). Awal2 buka antri banget sampe harus reservasi. Tapi waktu kemaren ke sana, koperasi merah putih aja lebih rame.

Tbh, the cream is superb, rasa vanila yang beda dari biasa. Manis krimnya pas, dan creamy-nya masih terasa di after tastenya (kayanya vanila itu spesialisasinya si chef, kalau diliat dari kontennya). Tapi roti dan lain2nya sih biasa ya.
Ada beli 1 pastry lagi (black forest), tapi ya ga gimana2, krimnya aja yang enak.
Opini jujur: krimnya enak, ya udah. Nice to know. Save your calories and money for other places.

Price: 900k 💀 for 2 pastries + 1 latte.

Not in the picture:
- Chick-Fil-A udah ke McD aja deh. 1 burger and nugget for 250k IDR. Too salty for my taste.
- Coco curry, ada porknya di sini.
- Bolo bun. Used to be my fav, but I think their era is long gone.

u/bored-then-eat — 3 days ago

My Pizza and Pasta Run

First of all. Sorry for the inconsistent photo quality 😭.

Never thought I will share the food I ate, but here I come. Will do better next time.

Picture 1, 2, 3 are from Pizza 4P

Picture 4, 5 are from Emilia Cucina

Picture 6, 7 Sale

What’s good:
- 4P:
Good Crust. Ga terlalu tebal dan bisa makan banyak.
The honey! Suprisingly it makes the pizza better (maybe because I prefer sweet food).
Add on Burrata is a must!
Pastanya OK, but I ate better pasta before. Boleh lah pesen buat bagi2.

- Emilia
Crustnya agak tebal. Makan 3 udah kenyang, tapi rotinya enak.
Pappardelle con bistecca, selalu pesen ini kalau ke sana, personal fav, best pasta I’ve ever had so far. Kalau kata temen gua: Gravy-nya rasanya kaya chiki (which is true though). Dagingnya juga oke.

- Sale
Pastanya mirip kaya makan di Rome, kejunya kayanya pakai keju kambing, jadi aromanya khas.
Pizza: I dont really care, tapi ini jenis yang bisa dimakan sekali duduk.

Price:
4p: around 1.5mio for 4 dishes + 4 drinks
Emilia: around 800k for pizza, pasta, fries, dessert, and 2 drinks.
Sale: 400k for pasta, pizza, and drink.

Verdict:
Go to pizza 4p for burrata and try the honey + pizza. Tapi 3-4x ke sini, rasanya kualitasnya menurun.

Emilia for the pasta. Best I had so far.

Sale kalau di kelapa gading/ gading serpong. Kalau mau cobain pasta yang mirip di Italy (chefnya sendiri orang Italia).

Final say: Osteria Gia is up there also, tapi gua g ada fotonya 😭. I’ve tried some other pizza places and pasta as well, tapi yang nempel di ingatan cuma emilia dan osteria gia, kadang 4p.

u/bored-then-eat — 3 days ago

Brownies & Cookies from That Influencer

So I ordered Brownies and Cookies from that Influencer (rhyme with “Ajojing”).

He makes sure that we know the ingredients used are premium (Valrhona, and all those fancy stuff he can mention). On top of that, a lot of testimonials about the amazing product, and that it’s worth the price IDR 1.2mio (in this economy)..

I ordered: 1 piece of original brownies + 1 dark chocolate cookies. I bought from his retailer, with about 2 weeks lead time and no clue about the delivery time.

Price: IDR 160k (belum ongkir).

What’s Good: Premium Ingredients.

Taste:
Brownies -> It’s the same as every other brownies. It’s just brownies for me, it’s sweet, the texture is normal brownies, the chocolate is chocolate, the sweet level is okay (a bit of “giung” side, but manageable for me).

Cookies -> It’s cookies. I appreciate the hint of orange though….

Verdict: Buy it if you have money to spend, and want to show the world you bought it.

Value for money: Let’s go to primaras*, kartik* sar*, amand* for brownies. You can go to f*dgybro, end*rphins, or n*aked d*ough for better value for money.

Closing Statement: Dia cuan banyak.

Edit for clarification:
Sorry, gua sebut amand* 😭. Dari segi rasa jelas si brownies ini lebih enak lah, tapi kalau dari value for money sih enggak.

I don’t mind paying more kalau rasa dan harga sebanding, tapi bagi gua ini ga sebanding. Hence, gua beli amand* aja.

u/bored-then-eat — 3 days ago