u/Pritteto

A New Cheapo Intel Laptop Outperforms the MacBook Neo. Does it Matter?

A New Cheapo Intel Laptop Outperforms the MacBook Neo. Does it Matter?

The first MacBook Neo rival has slunk into the saloon, spurs rattling, ready to square off on price and performance metrics. Multiple major manufacturers are already attempting to craft their own answers to its $600 price point. But whether Apple is even sweating, with all these big guns pointed at its face, remains a serious question.

Multiple major laptop makers are crafting their own answers to MacBook’s Neo’s price point with lightweight laptops. China-centric tech giant Honor unveiled its new X14 laptop over the weekend at a list price of 4,399 Chinese yuan, which converts to roughly $645. The notebook appears to be the first commercially available product to feature Intel’s latest Wildcat Lake chips, namely the Intel Core i5-320. It also packs 16GB of RAM and 512GB of SSD storage, more than the 8GB of unified memory and 256GB of storage you get on a $600 MacBook Neo (the $700 model comes with a 512GB SSD).

There are more similar laptops coming. Chinese retailer JD.com (via WCCFTech) listed several more Wildcat Lake laptops, including one from the Taiwan-based Asus. That’s notable, since Asus Chief Financial Officer Nick Wu said back in April that the Neo was “a shock” to the PC market. Though Honor’s gadgets won’t appear on Best Buy’s shelves any time soon, we expect similar lightweight laptops to come to the U.S. and other Western countries in due course. We’ll probably learn exact details and dates at the annual Computex computing conference next month.

Industry analysts, such as Patrick Moorhead of Moor Insights & Strategies, have told Gizmodo that Intel’s Wildcat Lake represents PC makers’ “best chance” to build a laptop that can compete with the MacBook Neo. Already, we’ve seen a few benchmarks of the Intel Core 5 320 and Core 7 350 make the rounds. The latter, more powerful chip beats Apple’s own A19 Pro by about 9% in Passmark’s multicore tests. However, the Core 5 320 may offer performance nearly on par with that of Apple’s mobile chip. It’s still enough to beat the current Neo’s A18 Pro.

Apple’s A19 Pro processor, which was first built for the iPhone 17 Pro, is beating the Core Ultra 7 by slightly more than 19% in single-core races. These tests are telling. Apple’s iPhone chips are designed for battery efficiency and to maximize how quickly your phone loads a browser page—hence the strong single-core performance. Intel’s chips are better built to handle multiple operations at once.

https://twitter.com/x86deadandback/status/2055964751100879158

Those buying a MacBook Neo—Apple fans or not—aren’t the types who expect to do much more beyond typical browsing, multimedia, office work, typing, note-taking, or other tasks that don’t demand more performance explicitly. With 16GB of RAM, you should expect faster operation than the Neo’s 8GB, but by how much is a question saved for later.

Just like the man with no name in Sergio Leone’s seminal Western film A Fistful of Dollars, the MacBook Neo is walking into this gunfight with hidden armor covering its most sensitive bits. Apple’s low-cost Mac features an all-aluminum frame that helps it feel just as nice to hold or use as any of the company’s pricier Macs. They are equipped with a bright 2,408 × 1,506-pixel screen and speakers that are good enough to play your tunes without making you wince. Honor’s X14 promises a 1,920 x 1,200 display and 300 nits of brightness, less than what Apple is claiming.

The ultimate goal with these low-end clamshells is to feel as premium as a $1,000+ model without too many noticeable compromises. Apple has far more control of its entire supply chain than smaller PC makers, who will necessarily struggle to catch up. A cheap, well-performing chip may not be enough.

gizmodo.com
u/Pritteto — 2 days ago
▲ 42 r/indonesiabebas+1 crossposts

KSAD: Tak Ada Instruksi Membubarkan Nobar Film Pesta Babi

Maruli mengatakan, pembubaran kegiatan nobar dan diskusi film pesta babi dilakukan atas pertimbangan risiko keamanan di daerah.

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, tindakan pembubaran kegiatan nonton bareng dan diskusi Film Pesta Babi di beberapa daerah oleh TNI, dilakukan atas pertimbangan keamanan wilayah.

Dia mengklaim, keputusan tersebut tidak serta merta dilakukan oleh TNI, melainkan didasari atas hasil pertimbangan pengawasan dan potensi keamanan wilayah dari pemerintah daerah.

"Pejabat pemerintahan di sana menganggap ada risiko keributan. Jadi, tidak ada intruksi langsung," kata Maruli di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Selasa, 19 Mei 2026.

Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat ini juga menyoroti sumber dana produksi film besutan sutradara Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale tersebut.

Sebab, menurut dia, perekaman gambar yang hingga menemui narasumber oleh tim produksi ke Papua ditengarai menelan biaya yang tak sedikit. "Bagaimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana?" ujar dia.

Dia menambahkan, TNI mempersilakan siapa pun untuk berpendapat ihwal Film Pesta Babi. Akan tetapi, Maruli mengingatkan, bahwa keberadaan prajurit TNI di Papua juga turut memiliki peran dalam membantu kehidupan masyarakat.

"Masyarakat di sana tidak punya air bersih, ada sekolahnya tapi tidak sekolah. Kami justru banyak hadir ke sana membantu. Coba aja komunikasi langsung dengan orang-orang di sana," ucap Maruli.

Berdasarkan catatan Tempo, pembubaran kegiatan nonton bareng dan diskusi film Pesta Babi oleh prajurit terjadi di wilayah Ternate, Maluku Utara dengan rincian kegiatan di Benteng Oranye dan di Universitas Khairun.

Kala itu, Komandan Kodim 1501/Ternate Letnan Kolonel Jani Setiadi beralasan, pembubaran dilakukan berdasarkan diskursus dan aduan di media sosial yang menilai film Pesta Babi provokatif.

"Ini bukan pendapat pribadi saya. Jika tidak percaya, saya akan tunjukkan banyak sifat provokatiif menurut masyarakat, menurut di media sosial," kata Jani di Ternate, Jumat, 8 Mei 2026.

Pada 14, Mei lalu Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pemerintah tak pernah menginstruksikan pelarangan kegiatan nonton bareng dan diskusi film Pesta Babi.

Kendati begitu, Yusril tidak menampik bahwa telah terjadi pembubaran film tersebut di sejumlah daerah, terutama di lingkungan kampus. Ia menilai, pelarangan berkaitan dengan prosedur pada masing-masing instansi. 

"Tidak semua kampus melarang pemutaran film dokumenter tersebut. Itu dilarang karena persoalan prosedur administratif saja," kata Yusril melalui keterangan tertulis, Kamis.

Menteri HAM Natalius Pigai menyoroti tindakan prajurit TNI yang membubarkan kegiatan nonton bareng dan diskusi film Pesta Babi. 

Ia mengatakan, aktor negara tidak boleh, bahkan dilarang oleh konstitusi untuk membungkam, meniadakan atau bahkan mengurangi karya-karya seni termasuk film yang diproduksi masyarakat sipil.

"Perilaku yang dipertontonkan oleh oknum aparat akhir-akhir ini menyebabkan Indonesia berpotensi mengalami regresi demokrasi dan HAM di dunia Internasional," kata Pigai, Senin, 11 Mei 2026.

Film dokumenter Pesta Babi menggambarkan dampak ekspansi lahan dan industri terhadap hilangnya hutan adat, pangan tradisional, serta kedaulatan warga lokal di Papua.

Film berdurasi sekitar 90 menit ini menyoroti perjuangan masyarakat adat di Papua seperti di Merauke, Boven Digoel, maupun Mappi melawan ekspansi dan keterlibatan militer dalam proyek strategis nasional (PSN).

tempo.co
u/Pritteto — 2 days ago

Claude-powered AI coding agent deletes entire company database in 9 seconds — backups zapped, after Cursor tool powered by Anthropic's Claude goes rogue

PocketOS founder blames ‘Cursor running Anthropic's flagship Claude Opus 4.6’ plus Railway’s infrastructure for data disaster

The founder of PocketOS has penned a social media post to warn others about the “systemic failures” of flagship AI and digital services providers. Jer Crane was inspired to write a public response after an AI coding agent deleted his firm’s entire production database. The AI agent’s misdemeanors were then hugely amplified by a cloud infrastructure provider’s API wiping all backups after the main database was zapped. This tag team of digital trouble has wiped out months of consumer data essential to the firm’s, and its customers, businesses.

Gone in 9 seconds

PocketOS is a SaaS platform that services car rental businesses. It used the AI coding agent Cursor, running Anthropic's flagship Claude Opus 4.6. The business also relies on Railway, a cloud infrastructure provider that is generally regarded to be ‘friendlier’ than the likes of AWS. However, Crane reckons this pair created a recipe for disaster.

“Yesterday afternoon, an AI coding agent — Cursor running Anthropic's flagship Claude Opus 4.6 — deleted our production database and all volume-level backups in a single API call to Railway, our infrastructure provider,” sums up the PocketOS boss. “It took 9 seconds.”

The AI agent was set to complete a routine task in the PocketOS staging environment. However, it came up against a barrier “and decided — entirely on its own initiative — to 'fix' the problem by deleting a Railway volume,” writes Crane, as he starts to describe the difficult-to-believe series of unfortunate events.

Cursor and Claude’s failure

Crane decided to ask his AI agent why it went through with its dastardly database deletion deed. The answer was illuminating but pretty unhinged, and is quoted verbatim. It began as follows: “NEVER F**KING GUESS! — and that's exactly what I did. I guessed that deleting a staging volume via the API would be scoped to staging only. I didn't verify. I didn't check if the volume ID was shared across environments. I didn't read Railway's documentation on how volumes work across environments before running a destructive command.” So, the agent ‘knew’ it was in the wrong.

The ‘confession’ ended with the agent admitting: “I decided to do it on my own to 'fix' the credential mismatch, when I should have asked you first or found a non-destructive solution. I violated every principle I was given: I guessed instead of verifying I ran a destructive action without being asked. I didn't understand what I was doing before doing it. I didn't read Railway's docs on volume behavior across environments.”

These multiple safeguards toppling in rapid succession, combined with the Railway cloud system, would throw Crane’s business (and those that rely on it) into deep trouble.

tomshardware.com
u/Pritteto — 3 days ago

Gasak Motor di Tempat Steam Bumiayu, Pria Salem Diringkus Polisi di Prupuk Margasari

Pelaku pencurian motor di tempat cuci kendaraan Bumiayu, Brebes, ditangkap polisi kurang dari satu jam usai laporan korban masuk dan langsung diamankan.

BREBES, puskapik.com – Polsek Bumiayu, Kabupaten Brebes, resmi merilis penangkapan pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi di sebuah tempat pencucian kendaraan di wilayah Bumiayu.

Pelaku bernama Kamal Firdaus (32), warga Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, kini telah ditahan dan sedang menjalani proses hukum di Polsek Bumiayu.

"Sudah diamankan dan dalam penanganan unit Reskrim," kata Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto, Senin, 18 Mei 2025.

Polisi juga mengungkapkan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan Kamal dalam kasus pencurian kendaraan bermotor serupa di lokasi lain.

Penangkapan Kamal bermula dari laporan korban, Muhamad Ibnu (26), warga Bumiayu, pada Jumat sore,15 Mei 2026.

Sekitar pukul 14.30 WIB, Ibnu tengah mencuci sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi G 5508 CR di tempat steam Dukuh Kramat Utara, Desa Bumiayu. Tanpa disadari, kunci kontak masih menempel dan stang tidak terkunci.

Kamal memanfaatkan kelengahan itu. Ia mendorong motor menjauh, menyalakannya, lalu melarikan diri ke arah selatan.

Ibnu yang mendengar suara motornya langsung mengejar menggunakan motor milik temannya, namun kehilangan jejak. Ia kemudian melapor ke Polsek Bumiayu sekitar pukul 16.00 WIB.

Unit Reskrim Polsek Bumiayu yang menerima laporan bergerak cepat. Kurang dari setengah jam setelah laporan masuk, petugas berhasil mendeteksi Kamal yang masih mengendarai motor curian.

Petugas membuntutinya hingga akhirnya membekuk Kamal di Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam pemeriksaan awal, Kamal mengakui seluruh perbuatannya. Polisi menyita satu unit Yamaha Vega R beserta kunci kontaknya sebagai barang bukti.

puskapik.com
u/Pritteto — 3 days ago

Ibu di Rohul Tega Bunuh Anak Kandung, Pengobatan Spiritual Jadi Alasan

Seorang ibu rumah tangga berinisial DR (41) di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ditangkap polisi setelah diduga membunuh anak kandungnya sendiri.

Korban berinisial A (11) seorang pelajar. Ia ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Kamis (14/5/2026).

Kasus tragis ini terungkap setelah ayah kandung korban melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk pengobatan spiritual karena menganggap korban mengalami kerasukan.

“Pelaku mengaku melakukan tindakan itu sebagai pengobatan spiritual terhadap korban,” ujar Emil Senin (17/5).

Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat pelaku diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban menggunakan tangan kosong.

Saat ayah korban mencoba menghentikan aksi tersebut, pelaku justru memukul korban dan saksi menggunakan sebuah kaleng bekas susu kental manis yang dijadikan asbak.

Tidak hanya itu, pelaku juga memasukkan rambut, ikat rambut, dan kertas ke dalam mulut korban hingga menyumbat saluran pernapasannya.

Sekitar pukul 18.30 WIB, korban sempat berteriak meminta pertolongan.

Warga yang mendengar jeritan tersebut awalnya takut masuk ke rumah pelaku.

Namun beberapa waktu kemudian, masyarakat bersama tokoh setempat akhirnya membuka pintu rumah dan mengamankan pelaku serta korban.

Warga kemudian memanggil bidan desa untuk memeriksa kondisi korban. Namun saat diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan awal menemukan luka memar di beberapa bagian kepala serta benda-benda di dalam mulut korban yang menyumbat saluran pernapasan,” jelas Emil.

Setelah menerima laporan dari Polsek Kunto Darussalam, Satreskrim Polres Rokan Hulu langsung mengamankan pelaku dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, potongan rambut, ikat rambut, serta sebuah kaleng bekas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) juncto Pasal 76C Undang-Undang Perlindungan Anak serta Pasal 458 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kapolres menegaskan pihaknya akan menangani kasus tersebut secara serius dan profesional.

“Setiap bentuk kekerasan terhadap anak merupakan tindak pidana serius. Anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib dilindungi,” tegasnya.

jpnn.com
u/Pritteto — 4 days ago
▲ 38 r/indonesiabebas+2 crossposts

Penjelasan Polisi Pernah Tangkap WN Jepang di Jakbar Terkait Prostitusi Anak

Polisi angkat suara soal informasi telah membebaskan seorang warga negara (WN) Jepang terkait kasus prostitusi anak di kawasan Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polsek Tamansari, AKP Egy Irwansyah, menjelaskan awal mula kejadiannya serta alasan pihaknya saat itu membebaskan WNA tersebut. Ia mengatakan WNA tersebut awalnya digerebek di sebuah kamar hotel kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, pada 15 Agustus 2025 setelah adanya laporan.

"Kami kan waktu itu dapat informasi dari sebuah hotel. Hotel itu dapat informasi entah dari mana, di-email kan seperti itu," ujar Egy kepada wartawan, Kamis (14/5).

"Kita ya sebagai respons cepat kita, kita langsung datang. Dan bahkan menggerebeknya itu ditemani satpamnya," sambungnya.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan WNA tersebut bersama seorang perempuan. Sempat beredar informasi bahwa perempuan itu berstatus anak dan menjadi korban eksploitasi seksual.

Namun, setelah didalami dalam pemeriksaan, perempuan itu ternyata berusia 19 tahun.

"Saya bawa, pas diperiksa di kantor, dihitung dari tanggal lahirnya itu 19 tahun. Dia punya KTP. Kita sudah cek bahwa itu benar KTP milik dia," ucap Egy.

Egy juga menjelaskan bahwa polisi turut mengamankan pakaian-pakaian yang diduga seperti pakaian anak pada saat penggerebekan tersebut. Hal itu, kata Egy, sengaja dibawa WNA tersebut dari Jepang untuk dipakai oleh perempuan tersebut.

"Jadi itu fantasinya dia memang, jadi orang-orang yang datang ke situ yang cewek itu disuruh pakai baju itu," kata dia.

Egy mengatakan bahwa hubungan WN Jepang dengan perempuan ini telah terjadi sejak Mei 2025. Katanya, mereka memiliki berhubungan.

"Itu atas dasar mau sama mau, beda suka sama suka ya. Karena dia tidak ada hubungan pacaran katanya," tutur Egy.

"Si ceweknya juga mau. Kalau ada unsur pemaksaan saja di situ pasti ya saya akan lanjut walau sudah dewasa," imbuhnya.

Selain itu, Egy juga menjelaskan saat proses pengamanan, ada ponsel yang diduga untuk merekam adegan intim keduanya.

"Terkait misalnya video itu konsumsi pribadi, direkam. Kalau yang pas lagi kita amanin tidak sedang direkam. Karena mereka belum berhubungan," ucap Egy.

Egy juga menyebutkan bahwa WN Jepang itu berusia sekitar 60 tahun. Katanya, ia telah datang ke Indonesia beberapa kali untuk berlibur.

"Iya katanya [liburan]. Bahkan kata dia ‘Saya sudah sering kok Pak liburan di sini’ gitu," sebutnya.

Egy mengatakan, dengan demikian polisi akhirnya membebaskan keduanya setelah menjalani pemeriksaan 1x24 jam. Sebab tidak ditemukan cukup barang bukti untuk ditentukan sebagai tindak pidana.

"Makanya akhirnya kita 1x24 jam enggak dapatkan bukti lanjutan yang cukup, ya sudah [dilepas]. Kita enggak punya hak lagi untuk nahan orang, gitu," ucap Egy.

Pernyataan Kedubes Jepang

Sebelumnya, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia mengeluarkan pernyataan merespons adanya kasus dugaan prostitusi anak di Jakarta yang diduga melibatkan warga negara Jepang. Kasus ini kini tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya.

"Surat kabar lokal dan media lainnya melaporkan bahwa Kepolisian Metropolitan Jakarta sedang menyelidiki setelah ditemukan unggahan berbahasa Jepang di media sosial yang menyiratkan prostitusi anak di Jakarta, Bekasi, dan daerah lainnya," demikian keterangan Kedubes Jepang, dikutip Kamis (14/5).

Kedubes Jepang menyebut, WN Jepang yang kedapatan terlibat dalam kasus ini tak hanya dapat dijerat dengan KUHP melainkan juga bisa dihukum di Jepang sebagai suatu bentuk pelanggaran ekstrateritorial.

"Kepolisian Jepang secara aktif berupaya menuntut pelanggaran ekstrateritorial seperti prostitusi anak melalui kerja sama erat dengan lembaga penegak hukum asing," ujarnya.

Di sisi lain, Kedubes Jepang mengingatkan kepada seluruh warganya yang hendak bepergian ke Indonesia untuk tetap mematuhi hukum. Dia mengingatkan, hukum di Indonesia, melarang persetubuhan dengan anak dengan alasan apa pun.

m.kumparan.com
u/Pritteto — 7 days ago

"incels are good and loyal because of their lack of love which makes them value it a lot more, they'd treat her like a queen and do wha-" hold up! 🤨🤨🧐

since when.. 😂

u/Pritteto — 8 days ago

Kementan Jelaskan Penyebab Harga Telur Anjlok di Pasaran

Harga telur ayam di tingkat peternak mengalami penurunan tajam hingga memicu atensi khusus dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian serta Badan Pangan Nasional.

Penurunan harga ini disebabkan oleh praktik permainan harga di tingkat perantara atau middleman serta adanya lonjakan produksi nasional yang melampaui kebutuhan. Dirjen PKH Kementerian Pertanian, Agung Suganda, menjelaskan bahwa ketersediaan telur di tahun 2026 memang sangat tinggi. Peningkatan produksi ini dipicu oleh minat investor lokal yang meningkat hingga 30 persen karena adanya daya tarik program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

"Di tahun 2026 ini proyeksi kita itu di angka 7,3 juta ton setahun, sementara kebutuhan kita sekitar 6 juta sekian. Sehingga masih ada surplus secara nasional sekitar 800 ribu ton atau kurang lebih 13 persen dari kebutuhan nasional," kata Agung di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (12/5). Agung mendorong agar program MBG serta Koperasi Merah Putih segera melakukan penyerapan pasokan untuk membantu stabilisasi harga di tingkat peternak.

Ia menegaskan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional telah dilakukan agar harga di tingkat peternak kembali stabil sesuai Harga Acuan Pembelian yang ditetapkan. Sebagai langkah konkret, Badan Pangan Nasional telah menerbitkan surat edaran agar telur di tingkat produsen dapat dibeli minimal dengan harga 25.000 rupiah per kilogram mulai Rabu 13 Mei 2026.

Pemerintah juga akan mulai mengumpulkan data distributor dari para produsen untuk mencegah spekulasi harga yang merugikan peternak lokal di masa mendatang.

Respons Peternak

Ketua Umum Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional, Herry Dermawan, menjelaskan bahwa harga yang terjadi saat ini tidak mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya.

Ia menyoroti adanya tekanan dari pihak perantara yang memengaruhi psikologi pasar peternak.

"Jadi harga ini, harga yang sekarang ini bukan harga asli. Ada middleman. Bisa dari peternak butuh duit dijual semurahnya, bisa dari middleman yang menyebarkan isu harga rendah di tempat lain sehingga kita terpengaruh. Jadi memang harga telur dan ayam itu sangat sensitif terhadap isu," tambah Herry. Saat ini biaya produksi telur di tingkat peternak berada pada angka 24.000 rupiah per kilogram, tetapi harga di tingkat distributor justru jatuh ke angka 21.000 rupiah per kilogram. Herry mempertanyakan ketimpangan harga tersebut karena di tingkat konsumen harga masih bertahan tinggi di kisaran 29.000 sampai 30.000 rupiah per kilogram. Selisih sekitar 8.000 rupiah tersebut dinilai hanya dinikmati oleh pihak perantara.

m.kumparan.com
u/Pritteto — 8 days ago

Viral Emak-emak di Makassar Angkut Motor Pakai Motor, Berujung Ditilang Polisi

Beredar video di media sosial memperlihatkan aksi emak-emak berboncengan menggunakan sepeda motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Emak-emak itu mengangkut sebuah motor listrik dengan sepeda motornya.

Momen ini direkam oleh salah satu pengguna jalan lain yang melaju tepat di belakang emak-emak itu. Terlihat, motor listrik itu diletakkan di antara pengemudi motor dengan emak-emak itu. Motor listrik itu terus dipegangi agar tidak terjatuh.

Terkait kejadian ini, Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan pihaknya telah menindaklanjutinya. Menurut dia, emak-emak itu telah mendatangi Polrestabes Makassar dan diberikan sanksi tilang.

"Sudah datang (pemotor itu). Diberikan sanksi tilang," kata Wahid kepada wartawan, Rabu (13/5).

Mau Perbaiki Motor Listrik

Ia mengatakan, sosok yang mengangkut motor listrik itu bernama Nurhidayah Idrus. Dia posisinya adalah orang yang dibonceng. Menurut Wahid, peristiwa itu terjadi pada Rabu (6/5) lalu.

"Jadi kejadiannya hari Rabu di Jalan Veteran," sebutnya.

Wahid menjelaskan, aksi itu terpaksa dilakukan Nurhidayah karena motor listrik miliknya rusak. Sehingga, dia hendak membawanya ke tokonya.

"Motor listrik itu rusak mau dibawa ke dealer-nya. Jadi, diangkut pakai motor. Motor listrik itu diambil dari rumahnya lalu dibawa ke dealer-nya," jelas Wahid.

Minta Maaf Setelah videonya viral, Nurhidayah kemudian berinisiatif mendatangi Sat Lantas Polrestabes Makassar. Ia datang minta maaf dan diberikan sanksi tilang.

"Saya Nurhidayah Idrus biasa dipanggil Nurhidayah, mohon maaf atas tindakan yang baru-baru ini viral terkait motor yang dibawa di atas motor. Dan saya sadar perbuatan saya kurang tepat dan sebagaimana mestinya," kata Nurhidayah dalam video.

Ia mengaku tak menyangka aksinya akan viral di media sosial. Dia juga mengatakan jika aksinya membawa motor listrik atas inisiatif sendiri.

"Saya dengan inisiatif sendiri datang ke Polrestabes Makassar, bagian Satuan Lalu Lintas untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sekaligus siap menerima konsekuensi dari Satuan Lalu Lintas bagaimana pun sanksi-sanksi yang diberikan," jelasnya.

m.kumparan.com
u/Pritteto — 9 days ago

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh jaksa penuntut umum (JPU). Jaksa meyakini Nadiem terbukti korupsi pengadaan laptop Chromebook.

"Menuntut, supaya Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan: satu, menyatakan terdakwa Nadiem Anwar Makarim telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa Roy Riady membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/5).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Nadiem Anwar Makarim dengan pidana penjara selama 18 tahun," sambung jaksa.

Selain itu, jaksa juga menuntut Nadiem untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 809 miliar. Jaksa meyakini nilai tersebut merupakan keuntungan yang didapat Nadiem dalam perkara Chromebook.

Tak hanya itu, jaksa juga menuntut Nadiem membayar Rp 4,8 triliun. Jaksa menilai uang tersebut merupakan kekayaan Nadiem yang tidak wajar.

"[Menuntut Hakim] Menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa nadiem anwar makarim untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 809.596.125.000 dan Rp 4.817.469.603.758 yang merupakan harta kekayaan terdakwa yang tidak seimbang dengan penghasilan yang sah atau diduga dari tindak pidana korupsi," kata jaksa.

Bila tidak membayar uang pengganti dalam jangka waktu sebulan setelah perkara inkrah, jaksa menuntut harta Nadiem disita dan dilelang untuk menutup pembayarannya.

Adapun bila hartanya tidak mencukupi, jaksa menuntut untuk diganti dengan pidana penjara selama 9 tahun.

m.kumparan.com
u/Pritteto — 9 days ago

Bruhh what?! Holyshit those people...

There's a lot to unpack with this one.. 🤦🤦🤦

u/Pritteto — 12 days ago

Bruhh what?! Holyshit those people...

There's a lot to unpack with this one.. 🤦🤦🤦

u/Pritteto — 12 days ago

Bruhh what?! Holyshit those people...

There's a lot to unpack with this one.. 🤦🤦🤦

u/Pritteto — 12 days ago