
r/indonesia

Prabowo and Teddy become regional ASEAN meme
Teddy as first lady joke is a meme among other ASEAN netizens now wkwk 🤣
Desas-desus "A1" terkait dana RAPBN 240 Triliun MBG yang kemungkinan realisasinya diduga hanya tersedia 70 Triliun untuk tahun 2027
Source: https://x.com/menuembegejelek/status/2109318390905229541
Inget ya guys, ini masih rumor. Jangan langsung percaya dulu.
Meskipun begitu, ada beberapa testimoni netizen yang menyadari belakangan ini, SPPG di daerah sekitar mereka mulai buka-tutup operasional-nya.
Viral Bullying di Asrama Telkom University, Mahasiswa Geruduk Gedung Asrama
source: https://www.tiktok.com/@metropolitan.id/video/7695271905779109140
Dugaan perundungan di asrama mahasiswa Telkom Unpiversity viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi 1 menit 6 detik yang diunggah akun @/telufess pada hari Sabtu (10/10/2026), terlihat seorang mahasiswa diduga melakukan perundungan terhadap mahasiswa lain.
Dalam video tersebut, seorang mahasiswa yang hanya mengenakan celana pendek tampak menghalangi korban yang hendak keluar dari kamar. Tak hanya itu, terduga pelaku juga terlihat menyemburkan api ke arah korban menggunakan semprotan yang diarahkan ke korek api.
Pasca viralnya video tersebut, sejumlah mahasiswa mendatangi Gedung Asrama Putra 4 Telkom University. Mereka menyuarakan protes atas dugaan aksi perundungan tersebut sekaligus memberikan dukungan kepada korban.
Menanggapi kejadian itu, pihak Telkom University menyatakan akan menanggapi serius dugaan perundungan yang menjadi perhatian publik.
Video: X/@telufess
Sebenarnya kasus ijazah Gibran itu gimana sih? (Di luar politik)
Setahu gw, riwayat pendidikan Gibran yg confirm:
- Secondary 3 & 4 @ Orchid Park Secondary School
- Sertifikat O Level
- MTS Insearch Australia (probably tidak sampai lulus, transfer credit ke MDIS)
- Advanced Diploma @ MDIS Singapore
- S1 from University of Bradford
Koreksi kalau salah.
Masa pendidikan seperti ini dianggap tidak bisa disetarakan dengan ijazah SMA? Sampai gw liat sekelas Mahfud MD juga setuju dan mendorong bahwa Gibran harusnya mundur. I'm like, "have these people gone mad?"
Ini terlepas dari apakah ini pengalihan isu atau apakah Prabowo mulai retak dengan Jokowi atau skandal karpet merah paman di masa lalu yg sangat memalukan.
Hasil Survei CELIOS, 75 Persen Responden Stres dengan Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran
kaltim.tribunnews.comOrang lagi makan kena gusur, ya ngamuk lah itu pekerja proyek.
​
Sejumlah pekerja proyek terlihat kesal saat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta hendak melakukan penertiban terhadap seorang penjual nasi yang tengah melayani pembeli.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tepatnya di dekat Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI).
Berdasarkan informasi yang beredar, para pekerja proyek yang sedang menikmati waktu makan merasa keberatan ketika petugas datang untuk menertibkan pedagang tersebut. Situasi ini pun menjadi perhatian karena penjual nasi sedang melayani para pekerja yang tengah makan.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti alasan penertiban tersebut maupun keterangan resmi dari pihak Satpol PP DKI Jakarta terkait kejadian itu.
Peristiwa ini menjadi sorotan mengenai penertiban pedagang di ruang publik serta pentingnya komunikasi antara petugas dan masyarakat agar proses penertiban dapat berjalan dengan tertib.
Mengapa Lahan Sawit Perlu Dibakar?
Pertanyaan ini menggelitik saya dari dulu dan saya cari-cari di internet nggak menemukan jawaban yang konklusif.
Sebenarnya kenapa lahan sawit perlu dibakar?
Di internat jawaban utamanya adalah cara membuka lahan yang paling murah dan membuat tanah subur. Seperti artikel mongabay ini. Tapi jawaban ini malah membuat pertanyaan lagi. Berarti lahan yang dibuka untuk sawit masih banyak? Apakah berarti kalo ada moratorium pembukaan lahan sawit semua kebakaran akan stop?
Pertanyaan selanjutnya, kenapa hanya terjadi di musim tertentu? Apakah memang pembakaran speanjang tahun dan hanya karena kelembaban udara menurun, tidak ada hujan jadi kebakaran meluas? Atau memang ada musim tanam sawit?
Lalu saya pernah ngobrol dengan teman yang bermain dengan orang-orang sawit. Kata dia kebun sawit memang perlu dibakar karena nanti tumbuh lebih subur. Menurut sayanini ga logis ya, kan kalo tanaman sudah tumbuh besar dia berbuah terus. Masa dibakar? Tapi saya bukan botanis atau orang pertanian ya.
Jadi itu pertanyaan saya. Kenapa kebun sawit perlu dibakar? Atau kenapa lahan sawit perlu dibakar?
Kerusuhan di acara karapan Kambing di duga di wilayah Jawa Timur
Percakapan, apakah hape anda penuh dengan game juga?
Art by fallyeah
Seniman indonesia (animator, komikus, dll) critiquing the govt more and more?
It's just an isolated trend or generally it's truly like that? Misalnya tekotok, dulu kadang2 doank, sekarang kritik pemerintah melulu.
Reminds me jaman duluuuuuu ketika pencipta lagu anak2 pun ikut kritik. Misalnya si komo lewat bikin macet.
Fakultas Ekonomi and Bisnis di Universitas Indonesia ngepost bahwa lebih ngampang cari kerja di Furry Convention daripada di LinkedIn.
Rant Tentang Asuransi di Indonesia
Setelah melakukan sedikit riset tentang asuransi kesehatan di indo, menurut pandangan gw kebanyakan asuransi kesehatan di Indo itu terlalu menjual ilusi rawat inap.
"Oh rawat inap kita benefitnya sampe ratusan juta, kamar VIP, bla bla bla." Kedengerannya wah, tapi buat yang masih muda semua itu kayak ilusi. Coba pikir, seberapa sering sih orang umur 20-30an harus opname? Yang lebih sering dibutuhin itu rawat jalan. Ke dokter umum, ke spesialis, cek lab, GIGI! atau sekedar kontrol karena lambung kumat.
Masalahnya, opsi buat rawat jalan cuma bisa lewat BPJS atau asuransi kantor. Itu aja asuransi kantor kadang cuma cover rawat inap juga saking pelitnya kantor gak mau ambil yang bisa rawat jalan. Kalaupun ada asuransi swasta yang nawarin rawat jalan, biasanya cuma jadi tambahanyang preminya jauh lebih mahal, limitnya kecil, dan klaimnya ribet. Memangnya orang yang masih muda tidak butuh rawat jalan? Malah yang muda2 lebih membutuhkan coverage rawat jalan dibanding rawat inap.
"Tapi kita tidak akan tahu kalau bakal kenapa2."
Betul. Tapi justru karena itu tindakan preventif harusnya lebih penting, gimana caranya biar kita gak perlu sampe rawat inap. Medical check-up rutin, deteksi dini, hal-hal kayak gitu. Tapi produk yang ditawarkan semuanya difokuskan ke rawat inap.
Kalau dipikir-pikir, ya wajar sih mereka begitu. Model bisnisnya kan dari premi yang kita bayar tiap bulan. Mereka berharap kita terus bayar premi bertahun-tahun, sambil berharap kita gak pernah pake benefitnya. Rawat inap itu kejadiannya jarang, apalagi buat yang muda. Jadi dengan fokus ke rawat inap, mereka bisa pasang angka benefit gede2 di brosur, padahal kemungkinan klaimnya kecil. Kalau rawat jalan dicover penuh, klaimnya bakal sering banget, dan itu jelas gak menguntungkan buat mereka.
Yang ironis, akibatnya malah bikin orang makin sakit. Karena rawat jalan harus bayar sendiri, banyak orang yang nunda ke dokter. "Ah nanti juga sembuh sendiri." Dibiarin, makin parah, ujung-ujungnya harus rawat inap juga. Baru deh asuransinya kepake.
Jadi menurut gw, asuransi kesehatan di Indo itu lebih banyak jualan rasa aman daripada beneran jaga kesehatan kita. Kebutuhan sehari-hari dilempar ke BPJS atau dompet sendiri, sementara yang dijual cuma angka gede yang belum tentu pernah kita pake.
Kalau udah masuk ranah BPJS? Hadeh... Antri apapun lama, belum orang2 yang bekerja kadang mau izin cuti aja susah, bahkan untuk cuti sakit kadang dipersulit,urusan obat juga super pelit dikasihnya cuma buat 3/4 hari, dan makin lama program BPJS makin tergerus buat program bagi-bagi tai gratis. Yang ada Nakes di indo berjuang mati2an, tapi cuma dikasih kacang, malah ada yang gak dibayar. Emang pemerintah zalim.
Just wanted to express my appreciation to someone that helped me.
Hi, I am a Singaporean. When I went to batam not long ago, my phone ran out of battery and I wasnt able to call a cab.
Not going to lie, I kind of panicked, since it was my first time going overseas solo, and I didnt know what to do, being stranded.
Didnt help that the sun was setting soon as well.
Thankfully, there was this tour bus uncle that used his own phone to call a grab for me. He was carrying many passengers but made them wait just so he could help me, and didnt leave until my grab came. He even let me use his charging cable connected in his vehicle.
So yes, he really helped me that day, and I appreciate him a lot for that. I hope he is doing well nowww.
Cant wait to explore the rest of Indonesia soon.
Thank you for reading this post!
Sebuah diskursus Sejarah yang seru di aplikasi tetangga (my opinion in the comment)
Potret salah seorang siswi penghayat kepercayaan (Kejawen) di SMK Negeri 1 Kasihan Yogyakarta (2020)
Sumber full videonya ada disini : https://www.youtube.com/watch?v=wcbp10nmTL0