u/apamart

Image 1 — Valiant Comics is using AI Generative now..
Image 2 — Valiant Comics is using AI Generative now..
▲ 20 r/aislop

Valiant Comics is using AI Generative now..

Valiant Comics has gone too far..

u/apamart — 6 days ago
▲ 6 r/indonesiabebas+1 crossposts

Indonesia Bidik Gelar Country of Honor Festival Film Cannes 2028

Jakarta, CNN Indonesia --  Kementerian Kebudayaan Indonesia resmi membidik status terhormat sebagai Country of Honor dalam Festival Film Cannes 2028. Target besar itu disampaikan langsung Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berada di Cannes.

Predikat Country of Honor merupakan penghargaan sekaligus posisi eksklusif yang diberikan oleh Marché du Film atau Pasar Film Cannes kepada satu negara terpilih setiap tahunnya.

Predikat itu diberikan guna memberikan sorotan penuh terhadap industri sinema, kekayaan budaya, hingga membuka peluang kolaborasi bisnis internasional secara masif di salah satu kiblat perfilman dunia tersebut. "Ini bukan hanya tentang prestise, tetapi tentang menciptakan platform internasional yang lebih besar bagi sinema, budaya, dan talenta kreatif Indonesia," kata Fadli Zon dalam wawancara eksklusif bersama Variety.

Dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat (15/5), Fadli Zon mengungkapkan target predikat itu merupakan bagian dari rencana strategis untuk mengangkat derajat industri perfilman Indonesia.

Menurut Fadli Zon, semua mesti dipersiapkan supaya Indonesia tak hanya jadi penonton di ranah internasional, melainkan mampu mengambil peran sentral yang strategis dan berpengaruh. Langkah itu diambil di tengah performa menjanjikan bioskop domestik yang terus mencetak angka komersial tinggi di dalam negeri.

Namun, performa itu dinilai masih perlu dorongan masif agar bisa menembus pasar internasional secara konsisten. Guna menjembatani jarak tersebut, Fadli Zon mengungkapkan kini menempatkan kebijakan perluasan distribusi global, peningkatan kapasitas ekspor, kemudahan akses festival bagi sineas di luar ibu kota, serta penyusunan skema insentif yang kompetitif sebagai prioritas utama kementeriannya.

Terkait penyusunan insentif pajak dan pemotongan biaya produksi yang kini gencar diterapkan oleh negara-negara tetangga, seperti Thailand dan Korea Selatan, kementeriannya mengakui Indonesia masih merancang sistem penunjang tersebut.

"Ya, kami menyadari bahwa insentif dan potongan biaya menjadi semakin penting dalam industri film global, terutama saat negara-negara saling bersaing untuk menarik produksi internasional, investment, dan kemitraan kreatif," jelas Fadli. Sembari mematangkan regulasi yang berkaca pada model sukses internasional, pemerintah Indonesia disebut mengoptimalkan pemanfaatan Dana IndonesiaRaya sebagai dana abadi kebudayaan.

Dana itu disebut guna mendanai mobilitas sineas ke luar negeri, bantuan produksi, hingga partisipasi festival, di samping skema dana pendamping untuk merajut kemitraan dengan investor global. Jejak diplomasi kebudayaan Indonesia di Cannes sendiri kian diperkuat lewat program Next Step Studio Indonesia, wadah inkubasi yang digerakkan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kedutaan Besar Prancis, dan Institut Français Indonesia sebagai tindak lanjut komitmen budaya pascapertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron tahun lalu

Di sisi lain, lewat kegiatan Indonesian Cinema Night pada 14 Mei lalu, para sineas tanah air juga didorong aktif membuka jaringan di berbagai platform industri Cannes.

Di Indonesia sendiri, perluasan jaringan ini diimbangi dengan Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Film agar ekosistem perfilman tidak melulu berpusat di Jakarta.

Fadli meyakini keberagaman Indonesia yang memiliki 1.340 suku bangsa dan 718 bahasa daerah merupakan senjata utama di pasar dunia.

"Semakin autentik sebuah cerita, maka resonansi emosionalnya secara universal akan menjadi semakin kuat," tegasnya. Menutup penjelasannya, Fadli menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, indikator keberhasilan perfilman Indonesia diukur dari konsistensi karya lokal di festival kelas dunia dan inklusivitas pertumbuhan yang merata hingga ke kreator independen di daerah. "Jika kita bisa membangun ekosistem tersebut secara konsisten, Indonesia tidak akan sekadar berpartisipasi dalam industri layar global, kita akan menjadi kontributor yang penting dan berpengaruh di dalamnya," ucapnya.

cnnindonesia.com
u/apamart — 6 days ago

Megami Tensei developer’s frustration with goblin encounters in Dungeons & Dragons is what inspired the series’ demon negotiation system

Japanese media outlet Encount recently interviewed Kazunari Suzuki, one of the developers behind Atlus’ hit Megami Tensei series. Suzuki was involved in the creation and development of most of the series’ earlier entries, including Digital Devil Story: Megami Tensei, its first installment. He is credited as one of the inventors of the “fusion,” and “negotiation” systems, which later went on to become the flagship gameplay elements of the franchise.

Talking to Encount, Suzuki reveals that the idea for the “negotiation” system came from his frustration towards a Dungeons & Dragons session he experienced back in the day. Specifically, the developer was stumped by how players are expected to treat goblins in the game.

“It never made sense to me why you can’t speak to the goblins. […] Goblins are also sentient creatures, right? They have a language, and form societies. But if you run into them inside of a dungeon, there is no room for negotiation – you have no option but to kill them. I really hated that,” Suzuki explains.

Of course, while Dungeons & Dragons is extremely flexible when it comes to playstyle (homebrew rules have been a thing since way back), it seems like Suzuki’s encounter with a strictly “by the book” Dungeon Master was the push he needed to come up with Megami Tensei’s negotiation system. 

“After asking the Dungeon Master to let me speak to the goblins, they read the rulebook and told me, it’s not in the rules so you can’t do it. So I thought, then make up the rules yourself. Those feelings were where Megami Tensei’s negotiation system came from.”

Instead of thinking of the enemies as mere obstacles, Digital Devil Story: Megami Tensei was one of the first RPGs at the time which allowed the player to negotiate and turn them into allies. However, while the game’s director praised the concept when it was pitched to him by Suzuki, he still called it “a bit weak” to be released on its own.

This prompted Suzuki to come up with the idea for the “fusion” system to go along with it. Apparently, the system was heavily inspired by the Devilman manga, which Suzuki has been a fan of ever since elementary school. These two mechanics went on to become a staple in the Megami Tensei lineage of games and its subsequent spin-offs like Atlus’ highly acclaimed Persona series.

automaton-media.com
u/apamart — 6 days ago

Kadokawa opposes activist shareholder’s proposal to remove current president and CEO

Manga, anime and game publisher Kadokawa announced on May 14 that its board of directors has decided to oppose a proposal to remove Takeshi Natsuno from his current position as the company’s president and CEO (as spotted by GameBiz). 

The proposal came from Oasis Japan Strategic Fund (owned by Hong Kong-based activist hedge fund Oasis Management Company, Kadokawa’s largest shareholder as of March 30, 2026), who argued that there are “serious issues with internal governance” in the company. It cited several concerns, including what it perceives as Kadokawa having a “quantity over quality” approach to IP creation, a “failure to fully leverage global publishing capabilities despite owning Elden Ring developer FromSoftware,” and a steep decline in earnings per share during Natsuno’s appointment. The fund also raised concern about goodwill impairment at anime studio Doga Kobo (which Kadokawa acquired in July 2024) and losses suffered by the company following the 2024 cyberattack among others. 

In response, Kadokawa’s board of directors argued that much of the criticism does not reflect the company’s actual circumstances or is outright false (particularly the “quantity over quality” claim). It judged that the proposal to remove Natsuno would be “inappropriate from the perspective of improving medium- to long-term corporate value.” 

The document explains that with Natsuno’s appointment as CEO in 2021, Kadokawa has been gradually increasing revenue as well as “strengthening its growth foundations” across publishing, games, anime and other fields by “by building a system that can stably create IPs, expanding its animation production system, and expanding its overseas bases.” While acknowledging that Kadokawa has not been meeting its operating profit targets in areas like anime and publishing due to rising production costs, a lack of hits and market conditions, the board explained that a new mid-term management plan was announced on the same day. Since Kadokawa plans to conduct a big restructuring of its plans and double down on Natsuno’s “Global Media Mix with Technology” business strategy, it considers his leadership “indispensable” going forward.  

automaton-media.com
u/apamart — 6 days ago

Produksi Film Panjang Masha and the Bear Ditargetkan Selesai 2028

Serial animasi Masha and the Bear akan dibuat film panjang pertamanya.

Film tersebut akan diproduksi Oleg Kuzovkov setelah kreator animasi asal Rusia tersebut mendapatkan lagi karyanya usai lisensi dengan Animaccord berakhir. Proses produksi film itu pun ditargetkan selesai pada 2028 mendatang.

Kuzovkov baru-baru ini mendapatkan kembali kendali kreatif atas karakter-karakternya setelah berakhirnya lisensi yang diberikannya kepada Animaccord yang selama ini menggarap serial tersebut.

Kuzokov juga memiliki perusahaan produksi animasi independen bernama Studio MiM yang berbasis di Los Angeles (Amerika Serikat/AS) dan Moskow (Rusia) untuk memproduksi film dan sekuel Masha and the Bear.

"Saya sangat tersentuh dengan kesempatan ini untuk memperluas dunia Masha and the Bear ke film panjang pertamanya," kata Kuzovkov, seperti diberitakan Variety pada Senin (11/5).

Variety memberitakan film panjang itu merupakan pemutus hubungan yang bersih Masha and the Bear dari serial garapan Animaccord selama ini.

Pihak Studio MiM menyebut tim kreatifnya akan mengenalkan visi baru dari karakter animasi tersebut dengan petualangan dan cara komedi "yang unik".

Rencana perdana dari studio baru tersebut adalah menyelesaikan proses produksi film panjang pertama pada akhir 2028.

"Ini adalah tantangan kreatif yang menarik--yang saya rangkul sepenuh hati--dan tim saya yang sangat kreatif dan bersemangat juga sama bersemangat dan ingin mewujudkannya dengan semangat, humor, dan ketulusan yang sama yang membuat serial lama begitu dicintai," ujar Kuzovkov.

Sebagai informasi, Animaccord juga sebenarnya dibangun Kuzovkov dari nol pada 2008 silam.

Kala itu ia mengumpulkan para seniman animasi bersama dengan komposer Vasily Bogatirev dan teknisi suara Boris Kutnevich, yang juga merupakan pengisi suara si Bear.

Masha and the Bear berfokus pada petualangan seorang gadis kecil bernama Masha dan seekor beruang yang kerap disebut "Mishka". Si beruang ini menjadi teman baik Masha yang selalu melindunginya dari bencana.

Masha and the Bear mendulang popularitas saat tayang di YouTube dan menjadi salah satu serial prasekolah paling banyak ditonton di dunia. Beberapa episodenya sudah ditonton lebih dari 1,8 miliar kali, seperti episode Jam Day.

Acara ini pertama kali diluncurkan pada 7 Januari 2009.

cnnindonesia.com
u/apamart — 6 days ago

Tabletop Tavern | Official Release Date Trailer

Tabletop Tavern is a roguelike RTS where you build an army from scratch and command them across a brutal campaign. Recruit diverse units, create devastating synergies, and make tactical choices that shape the fate of every run.

Coming to PC on June 11th!

Wishlist on Steam

youtube.com
u/apamart — 6 days ago

GAMEOVERSE (Cartoon Pilot)

Gameoverse adalah serial drama aksi tentang dunia video game! Serta kehancurannya. Dan hanya satu gadis kucing yang bisa menyelamatkan semuanya dengan... ngebantu para penjahat?

youtube.com
u/apamart — 6 days ago

Prime Monster - Official Launch Trailer

Prime Monster, a card-based strategy roguelike developed by Cavalier Game Studios. Players will take to the political landscape to compete for votes, endure campaign-ending scandals, and survive a parliament of monsters. Dive into a democratic dystopia in Prime Monster, available now for PC (Steam).

youtube.com
u/apamart — 7 days ago
▲ 14 r/indonesiabebas+1 crossposts

90 Persen Pelanggan Netflix Indonesia Tetap Pilih Nonton Film Lokal

Jakarta, CNN Indonesia -- 

Netflix melaporkan bahwa 90 persen pelanggan layanan streaming itu di Indonesia tetap memilih menonton film lokal selama setahun terakhir, yang juga ikut mendorong capaian penonton konten-konten lokal di tangga konten populer Netflix secara global.

Berdasarkan laporan bertajuk The Netflix Effect di Indonesia: Satu Dekade Cerita, Talenta, dan Dampak Kreatif, diketahui bahwa terdapat 35 judul dari film dan serial Indonesia yang telah masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix hingga Januari 2025.

"Hingga Januari 2025, sebanyak 35 judul Indonesia telah masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix dan lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia tercatat menonton konten lokal sepanjang 2025," tulis pernyataan resmi Netflix yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu (13/5).

Sejumlah film lokal tercatat sukses meraih penayangan dengan angka fantastis di layanan streaming tersebut, seperti film Abadi Nan Jaya (2025), Gadis Kretek (2023), The Shadow Strays (2024), dan serial terbaru Luka Makan Cinta yang dirilis pada 15 April 2026.

Abadi Nan Jaya menjadi film zombie pertama Netflix di Indonesia yang berhasil meraih lebih dari 11 juta penayangan hanya dalam beberapa hari setelah dirilis pada 23 Oktober 2025. Film zombie lokal itu berhasil debut di posisi pertama dalam daftar Global Top 10 dan masuk ke dalam Top 10 di 75 negara.

Sementara itu, film populer Gadis Kretek turut berhasil masuk dalam daftar Global Top 10 dengan 1,6 juta penayangan dalam seminggu setelah dirilis pada 2 November 2023.

Pencapaian senada turut dirasakan The Shadow Strays, film thriller aksi tersebut berhasil masuk Top 10 di 85 negara dalam waktu satu minggu setelah dirilis pada 17 Oktober 2024.

Serta yang terbaru adalah pencapaian serial yang menggabungkan romansa, kuliner, dan lanskap Bali bertajuk Luka Makan Cinta, yang berhasil menduduki posisi enam Global Top 10 dengan sekitar 2,4 juta penayangan, serta memasuki Top 10 di 30 negara.

Laporan tersebut turut merangkum bagaimana judul-judul Indonesia mengangkat dan memicu percakapan tentang budaya Indonesia di kalangan audiens internasional.

Salah satu dampaknya terlihat dari penayangan film Abadi Nan Jaya, film tersebut memadukan elemen budaya lokal dengan pendekatan unik dalam genre zombie, terinspirasi dari tanaman kantong semar khas Indonesia dan berpusat pada minuman tradisional jamu.

"Proses syuting yang dilakukan di Yogyakarta juga membuat lokasi-lokasi dalam film ini banyak dibicarakan di media dan komunitas online setelah penayangannya," tulis laporan tersebut.

Dampak terhadap pelestarian budaya Indonesia juga terlihat dari film Gadis Kretek yang mencuri perhatian lewat kebaya janggan yang digunakan Jeng Yah (Dian Sastrowardoyo) sebagai pemeran utama.

"Gadis Kretek (2023) kembali mengangkat perhatian terhadap kebaya janggan, sekaligus mendorong minat penonton untuk mengunjungi Museum Kretek dan Museum Kereta Api Ambarawa setelah serial tersebut tayang," tulis laporan tersebut.

"Serial ini juga memicu berbagai parodi dan reinterpretasi kreatif dari penggemar, yang mengadaptasi adegan-adegan ikonik dengan sentuhan humor," lanjutnya.

"Mulai dari Gadis Kresek yang mengangkat isu lingkungan hingga Gadis Klathak yang menyoroti kuliner lokal, serial ini berkembang menjadi fenomena budaya pop yang hidup melalui kreativitas audiens."

cnnindonesia.com
u/apamart — 7 days ago

Film Animasi Swapped Catat Rekor Pembukaan Luar Biasa di Netflix

Film animasi terbaru bertajuk Swapped berhasil mencatatkan angka pertumbuhan penonton yang luar biasa sejak resmi dirilis pada 1 Mei 2026. Dalam tiga hari pertama penayangannya, film ini sukses meraih 15,5 juta penonton secara global.

Selain jumlah penonton yang masif, film ini juga membukukan total 26,4 juta jam tayang di platform Netflix. Capaian ini menempatkan Swapped sebagai salah satu konten paling diminati di layanan pengaliran video tersebut bulan ini.

Angka pembukaan tersebut dinilai sangat impresif karena berhasil melampaui pencapaian awal film animasi lainnya. Sebagai perbandingan, film KPop Demon Hunters sebelumnya hanya mencatat sekitar 5,4 juta penonton saat memulai debutnya.

Keberhasilan ini memperkuat tren positif pertumbuhan konten animasi berkualitas tinggi yang disukai oleh berbagai kalangan. Netflix terus berupaya menghadirkan variasi tontonan keluarga yang mampu bersaing di pasar industri kreatif global.

Para pengamat industri hiburan memprediksi jumlah jam tayang film ini akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Antusiasme yang besar dari penonton menjadi indikator kesuksesan strategi distribusi film animasi saat ini.

Pihak rumah produksi diharapkan dapat mempertahankan standar kualitas visual dan penceritaan pada proyek-proyek selanjutnya. Saat ini, Swapped menjadi rujukan baru bagi kesuksesan film animasi dalam menjaring penonton berskala internasional.

Capaian ini juga memberikan dampak positif bagi visibilitas kreator di balik layar dalam industri perfilman dunia. Penonton di seluruh Indonesia kini sudah dapat menikmati karya fenomenal tersebut melalui jaringan internet masing-masing. (MIK/YPA)

rri.co.id
u/apamart — 8 days ago

Strategi pemasaran Kadokawa di Asia Tenggara (ringkasan)

Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand

u/apamart — 9 days ago

Nihon Falcom reports 1227% year-on-year operating profit growth thanks to strong overseas sales

Nihon Falcom has published its consolidated financial results for the first half of the fiscal year ending September 2026. According to the report, the developer saw large-scale year-on-year growth across all metrics, with revenue rising by 153.9% and operating profit rising by 1227.4%. 

The biggest contributor to these figures was Nihon Falcom’s licensing division, meaning revenue coming from international game releases. Sales were up 194.8% year-on-year in this segment, driven by the sales of Trails in the Sky 1st Chapter. Releasing simultaneously worldwide in September last year, the full 3D remake of Trails’ first mainline entry has been a big success for Nihon Falcom both critically and commercially, becoming their best performing Steam release to date

Based on this momentum, Nihon Falcom has significantly revised its earnings forecast for the full fiscal year. While the company was initially conservative in its expectations due to the difficulty of predicting Kyoto Xanadu’s sales figures (which launches on July 16), it has now made revisions to account for a 38.4% increase in revenue and a 69.2% increase in operating profit compared to previous forecasts. These updated figures are likewise attributed to the sustained success of Trails in the Sky 1st Chapter. 

Besides Kyoto Xanadu, Nihon Falcom also plans to release Trails in the Sky 2nd Chapter in the second half of the fiscal year, with a simultaneous global release slated for September 17 across PC (Steam), PS5 and Nintendo Switch systems. 

automaton-media.com
u/apamart — 9 days ago

Wildwood – Official Teaser Trailer

Ada tempat-tempat yang sebaiknya tidak Anda kunjungi.

Satu pilihan mengubah segalanya. Saksikan Teaser Trailer Wildwood sekarang, dan tonton filmnya di bioskop di seluruh dunia pada 23 Oktober.

Dari pembuat Coraline, Wildwood adalah petualangan magis yang dramatis dan gelap tentang seorang gadis muda yang menjelajah ke hutan tersembunyi yang berbahaya untuk menyelamatkan saudara laki-lakinya – sebuah perjalanan yang dibentuk oleh cinta, kekuatan, dan keberanian untuk menghadapi hal yang tidak diketahui.

Daftar untuk menjadi yang pertama mendapatkan tiket dan pengalaman baru di https://wildwoodmovie.com

Dari sutradara Travis Knight, Wildwood didasarkan pada novel terlaris karya Colin Meloy dan diilustrasikan oleh Carson Ellis.

youtube.com
u/apamart — 9 days ago
▲ 2 r/IndoFilms+1 crossposts

THE GHOST IN THE SHELL: New PV

TVアニメ『攻殻機動隊 THE GHOST IN THE SHELL』プロモーションビデオ第3弾|2026年7月7日 放送開始

西暦2029年。企業のネットが星を被い、電子や光が駆け巡っても国家や民族が消えてなくなる程情報化されていない近未来の日本。

全身義体のサイボーグ・草薙素子は、バトーをはじめとする精鋭部隊を指揮するなかで、犯罪を未然に防ぐことを目的とした特殊部隊の設立を望んでいた。
同様の部隊設立を構想していた内務省の荒巻大輔は草薙たちをスカウト。草薙たちは攻性の組織となる公安9課、“攻殻機動隊”としての活動を始める。

国家間の謀略が渦巻く電脳犯罪に対峙していくなか、ある事件の捜査線上に正体不明のハッカー“人形使い”の存在が浮かび上がる。
草薙を待ち受ける運命とは――そして、人形使いの目的とは。

新時代のサイバーパンクアクション、始動――!!

カンテレ・フジテレビ系 全国ネット 毎週火曜よる11:00~ “火アニバル!!”枠にて2026年7月7日より放送開始

TVアニメーション『攻殻機動隊 THE GHOST IN THE SHELL』
原作:士郎正宗「攻殻機動隊」(講談社 KCデラックス刊)
監督:モコちゃん/シリーズ構成・脚本:円城 塔/キャラクターデザイン・総作画監督:半田修平
美術監督:片野坂恵美/美術監修:増山 修/色彩設計:橋本 賢/撮影監督:伊藤ひかり/編集:廣瀬清志
音響監督:丹下雄二/音響効果:八十正太/録音:太田泰明

音楽監督・音楽:岩崎太整/音楽:小西 遼、YUKI KANESAKA/音楽制作:フライングドッグ アニメーション制作:サイエンスSARU/製作:THE GHOST IN THE SHELL COMMITTEE

Based on the manga “The Ghost in the Shell” by Shirow Masamune originally serialized in YOUNG MAGAZINE published by KODANSHA Ltd.
Director: Mokochan
Script: EnJoe Toh
Character Design & Executive Animation Director: Shuhei Handa
Art Direcotor: Emi Katanosaka
Art Supervisor: Osamu Masuyama
Color Design: Satoshi Hashimoto
Compositing Director: Hikari Itoh
Editor: Kiyoshi Hirose
Sound Director: Yuji Tange
Sound Effect: Shota Yaso
Sound Mix: Hiroaki Ota
Music Director & Music: Taisei Iwasaki
Music: Ryo Konishi・YUKI KANESAKA

Music Production: FlyingDog
Animation Production: Science SARU
Produced by THE GHOST IN THE SHELL COMMITTEE

Title Logo Designed Hajime Sorayama

©2026 Shirow Masamune/KODANSHA/THE GHOST IN THE SHELL COMMITTEE

youtube.com
u/apamart — 11 days ago
▲ 15 r/indonesiabebas+1 crossposts

Kementerian ESDM Jelaskan soal Dugaan Kebocoran Data di Dark Web

Kementerian ESDM berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara untuk menelusuri lebih lanjut dugaan kebocoran data distributor BBM di dark web.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menyebut pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menindaklanjuti dugaan kebocoran data Kementerian ESDM

Sebelumnya, Anggia sempat membantah adanya kebocoran data di lingkungan kementeriannya.

Menurut dia, sejak muncul dugaan kebocoran data di Twitter/X, Kementerian ESDM telah berkoordinasi dengan tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) untuk melakukan langkah mitigasi.

"Kita juga berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara untuk memperoleh sampel data yang beredar dan melakukan validasi teknis secara bersama-sama," tuturnya melalui pesan singkat, Minggu (10/5/2026).

Anggia menyatakan, berdasarkan hasil analisis awal, data yang disebut bocor merupakan data distributor BBM. Ia menegaskan data tersebut bersifat terbuka dan memang dipublikasikan secara berkala melalui situs resmi Kementerian ESDM.

Menurut dia, publikasi data distributor BBM dilakukan sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik. Meski demikian, Kementerian ESDM tetap melakukan penelusuran lebih lanjut atas dugaan kebocoran data tersebut.

"Karena itu, langkah pengawasan dan pencegahan tetap dilakukan melalui patroli siber oleh CSIRT ESDM, termasuk penelusuran potensi celah pada website terkait, monitoring aktivitas anomali, serta koordinasi dengan pengelola sistem di lingkungan Ditjen Migas maupun BPH Migas," urai Anggia.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan kebocoran data Kementerian ESDM yang bersifat rahasia maupun sensitif.

"Namun, proses monitoring dan investigasi teknis tetap terus berjalan sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen kami terhadap keamanan informasi publik," ucapnya.

Sebelumnya, Dwi Anggia membantah adanya kebocoran data kementerian. Data yang disebut mengalami kebocoran berkaitan dengan distributor yang terhubung dengan entitas bisnis komersial umum dan operasi distribusi bahan bakar minyak.

Kata Anggia, data tersebut memang merupakan informasi yang dapat diakses publik.

"Data yang beredar ini adalah data yang memang terbuka dan bisa di akses oleh publik. Jadi, tidak benar adanya narasi kebocoran data," sebutnya melalui pesan singkat, Jumat (8/5/2026).

Akun Twitter/X DailyDarkWeb sebelumnya mengunggah dugaan kebocoran data di Kementerian ESDM. Akun tersebut menyebut seorang pelaku ancaman di forum bawah tanah mengklaim telah membocorkan data terkait Kementerian ESDM.

Khususnya, data yang berkaitan dengan distributor yang terhubung dengan entitas bisnis komersial umum dan operasi distribusi bahan bakar minyak.

Menurut unggahan itu, dugaan kebocoran mencakup data distributor, informasi distribusi BBM, referensi entitas bisnis, data operasional dan distribusi komersial, hingga dokumen yang diduga terkait semester kedua tahun 2025.

"Pelaku juga menyebut adanya file PDF yang dapat diunduh yang diduga berisi dataset lengkap," tulis akun X DailyDarkWeb.

tirto.id
u/apamart — 11 days ago

Dragon Striker Official Trailer

Available June 9th on Disney XD and June 10th on Disney+

In a world where sports and magic combine, farm boy Key discovers his ultra-powerful natural talent and learns he could be the legendary Dragon Striker. Set at Kal Asterock, an elite school for students who possess extraordinary abilities, Key joins goalkeeper Ssyelle on a scrappy new team to challenge the school champions. As he struggles with the raging dragon inside him and Ssyelle fights to hold her team together, they learn dark secrets of the past and uncover an ancient evil.

The series stars Akshay Kumar (Key), Rebecca LaChance (Ssyelle), Yeukayi Ushe (Milo), Waylon Jacobs (Odward) and Evanna Lynch (Ameline).

youtube.com
u/apamart — 11 days ago
▲ 10 r/indonesiabebas+1 crossposts

Kedubes Australia: FSAI tambah satu kota baru untuk pemutaran film

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Australia di Jakarta menyampaikan bahwa Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) tahun ini menambah satu kota baru untuk pemutaran film-film Australia dan Indonesia.

“Ini (FSAI) adalah peringatan ke-11 dan kami telah menambahkan satu kota lagi (untuk penayangan film)… Itu (Kota) Bogor,” kata First Secretary of Public Diplomacy Kedubes Australia Kristopher Maslin setelah “Masterclass FSAI 2026: Storytelling through Lens” di Jakarta, Jumat.

Maslin mengatakan Kota Bogor dipilih sebagai lokasi tambahan dengan konsep pemutaran film luar ruangan dengan tema “Screen on the Green”, menambahkan bahwa konsep tersebut menarik karena biasanya FSAI menayangkan semua filmnya di bioskop.

Maslin mengatakan konsep tersebut berangkat dari budaya masyarakat Australia yang menyukai aktivitas luar ruangan. Karena itu, pihaknya berdiskusi dengan pengelola Kebun Raya Bogor dan sepakat menjalin kemitraan untuk penyelenggaraan FSAI tahun ini.

Maslin pun berharap agar FSAI tahun ini, yang menghadirkan film-film terbaik Australia dan Indonesia untuk penonton, dapat semakin mempererat pemahaman budaya kedua negara melalui perfilman.

Kedubes Australia melalui FSAI menyelenggarakan “Masterclass: Storytelling through Lens”, Jumat, yang menghadirkan sinematografer Australia, Andrew Commis, di gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta.

Dalam sambutan pembukaan acara, Direktur Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan RI, Irini Dewi Wanti, mengatakan bahwa kerja sama dengan FSAI merupakan bukti nyata bahwa pertukaran pengetahuan dan pengalaman kreatif dapat memperkaya kedua bangsa.

“Ke depan, kita semakin memperkuat komitmen untuk saling mendukung dalam distribusi dan mungkin koproduksi dan pengembangannya atas sumber daya manusia,” ujar Irini.

Irini berharap acara masterclass itu dapat menjadi ruang inspirasi sekaligus memperluas wawasan dalam keterampilan bagi generasi muda yang berkecimpung dalam dunia sinema Indonesia.

antaranews.com
u/apamart — 13 days ago

Penuh Drama, Ini Kabar Terbaru Aturan Pajak Lagu Spotify-Film Netflix

Jakarta, CNBC Indonesia - Aturan pajak terbaru untuk perdagangan elektronik seperti lagu Spotify dan Netflix masuk babak baru. Sebanyak 19 negara telah meluncurkan pakta sendiri untuk tidak mengenakan bea masuk pada produk tersebut.

Negara yang dimaksud adalah Amerika Serikat (AS), Jepang, Korea Selatan, Singapura, serta Australia. Sebuah dokumen yang dikutip Reuters menyebutkan pakta itu dikeluarkan karena tidak tercapai kesepakatan yang mengakhiri kebuntuan masalah dengan Brasil.

Pakta tersebut dimulai pada 8 Mei 2026. Negara yang tergabung menyatakan kekecewaan atas berakhirnya moratorium multilateral.

"Kelompok anggota tetap berkomitmen melakukan apa yang bisa diberikan kepada bisnis dan konsumen ukuran prediktabilitas dan kepastian tanpa adanya Moratorium E-commerce multilateral," isi dokumen tersebut, dikutip Jumat (8/5/2026).

Moratorium bea masuk telah disepakati sejak 1998 dan secara teratur sejak saat itu. Perjanjian itu melarang adanya bea masuk untuk streaming musik atau film hingga pengunduhan software.

Namun, pertemuan tingkat tinggi WTO di Kamerun bulan Maret gagal memperbarui moratorium. Brasil bersikeras menolak moratorium.

Pertemuan WTO berikutnya di Jenewa yang berakhir Kamis lalu juga berakhir sama. Brasil tetap menolak perpanjangan empat tahun.

Kegagalan mengamankan kesepakatan multilateral membuat para pedagang khawatir. Bahkan pemimpin kebijakan dan strategi internasional techUK, perwakilan 1.200 perusahaan di industri teknologi Inggris, Sabino Ciofu mempertanyakan relevansi keberadaan WTO setelah kegagalan tersebut.

"Jika anggota WTO tidak bisa mempertahankan konsensus seputar salah satu aturan paling lama dan banyak didukung yang mendasari perdagangan digital, pertanyaan serius terus muncul mengenai relevansi organisasi tersebut," jelasnya.

Duta Besar AS untuk WTO, Joseph Barloon menjelaskan perjanjian plurilateral sebagai cara memebrikan kepastian dan prediktabilitas lebih besar.

"Upaya AS dalam reformasi dan e-commerce tidak menutup pintu untuk keterlibatan multilateral. Namun AS tidak akan tinggal diam dan menunggu 166 anggota menyetujui solusi masuk akal dalam menanggapi kebutuhan pemangku kepentingan," kata Barloon kepada para delegasi.

cnbcindonesia.com
u/apamart — 13 days ago

Writers Are Going to Extremes to Prove They Didn’t Use AI

As a professional writer, Sarah Suzuki Harvard says she isn’t inclined toward overtly exuberant prose. But these days, she finds herself going rogue.

“I’ll use aggressively casual language, like, ‘hey yo, for real,’ or drop a bunch of exclamation points,” said Harvard, a 32-year-old copywriter in Brooklyn, regarding her posts and essays. “It feels so icky to do this, but it’s what you have to do to sound human.”

Call it a reverse Turing Test. As AI-generated writing floods the internet, more people are trying to detect which creators are using such tools to spin up copy. That means writers penning all their own work—and people who acknowledge using chatbots for help—are trying to master something they never worried about before: how to sound human.

Like many writers, Harvard fears being accused of wielding machine-made material. She’s seen it happen to others and is proactively trying to prove her human bona fides.

“It’s like the new McCarthyism,” Harvard said. “It’s just crazy. People are demanding proof of something that can’t be proven.”

AI is an able writer because it’s trained on vast troves of human writing, from literary classics to contemporary op-eds. Models are also taught to be clear and avoid unnecessary complexity, goals famously enshrined in Strunk & White’s “The Elements of Style.” But too much polish can be a giveaway, as can repeated use of flourishes: lists of three, for example, or punchy line breaks.

Controversy over authors using AI has made regular headlines, including in March when publisher Hachette pulled the book “Shy Girl” over allegations that it was partly AI-composed. (The author said she didn’t personally use AI.) Schools and teachers have used AI-detecting software for years to catch students cutting corners, often with mixed success.

The ranks of armchair detectors has also grown as Americans embrace AI for all sorts of writing tasks, from reference letters to LinkedIn missives. Suspicions pop up frequently on the busy “isthisAI” subreddit.

Garrett Marcy believes he can spot AI’s house style. The financial account coordinator in Jacksonville looks for a distinctly staccato sentence cadence, heavy use of the em dash (—) or phrases such as “it’s not x, but y.”

Another telltale sign: people who suddenly become voluble online. “There are kids I know from college who couldn’t write a paper, and it’s like, you have a thesis statement now?” said Marcy, 28.

He isn’t a purist: he uses AI to help craft his writing, then edits to retain his own voice. Marcy eliminates em dashes and sometimes swaps in sentences of his own, even though he knows he tends toward the run-on variety. He’ll even leave in an accidental typo.

“I’m not innocent, we’re all using this stuff,” Marcy said. “If it helps you write an email, that’s not stolen valor.”

Chicago-based Sean Chou, 54, co-founder of multiple tech startups including an AI company last year, uses artificial intelligence to draft LinkedIn posts. But he said he’ll replace em dashes with two smaller dashes, hoping they’ll look more handmade.

“It’s like my artisanal craftsmanship,” Chou said.

He tries to rein in overtly bold statements, too. “[Large language models] get their content from TED Talk transcripts and Reddit opinions, so it has a self- selection bias there, it tends to sound very confident,” he said.

Andy O’Bryan, who co-founded an online group for entrepreneurs interested in AI, said he’s seen more people trying to scuff up AI-generated prose with typos or run-on sentences.

“You’ll be reading someone’s Substack or blog post, and all of a sudden in the middle of a perfect paragraph, there’ll be a mistake sitting out there like a sore thumb,” said O’Bryan, 62. “It’s like, try harder.”

As AI models advance, figuring out what’s written by bots has gotten harder, said Ivan Jackson, 27, founder of the startup Writehuman. His company’s software edits AI-generated text to make it sound more human with monthly updates to capture trends.

Its analysis suggests current hallmarks include overreliance on phrases such as “rather than” and “essential for.” At the same time, Jackson said text rewritten by humans is increasingly flagged by AI detectors, a trend he chalks up to people unconsciously starting to copy AI’s style.

Two years ago in Grand Rapids, Mich., Ryan Johnson, 33, started a blog to help promote his business advising high-earning young families. A few months later, he began using AI to draft his posts. As someone who minored in journalism, he’d always loved writing, but ChatGPT’s efficiency gains were hard to turn down.

Still, he quit using it last fall, worried its smooth output was eliminating what once made his blog sound distinct. “It’s like the restaurant that starts to water down the soup,” he said. “People don’t leave immediately, but eventually they’re like, eh, it doesn’t have the same kick.”

He likes to litter his text with references that AI wouldn’t suggest, including obscure quotes from “The Office.” Even so, he still gets messages from people asking if he’s using AI.

It’s an impulse he understands.

“I was reading the Bible the other day, and there were em dashes in the book of James, and I was like, hmm, is this AI-generated?,” Johnson said. “And it’s just funny, of course, no—good writers do this, so chill out.”

msn.com
u/apamart — 13 days ago