u/uncreative_dreamer

what is the 'good feminist'?

oke karena sejak 17an kemaren bahasan si pancatera rame, jujur, gue ga pernah denger podcast mereka, gue ga kenal mereka siapa, kecuali marissa anita karena pernah liat di film, tapi dari yang gue liat, orang-orang banyak yang komen kalo mereka itu feminist tanpa class consciousness, dan mereka itu white feminist, gue sempet google apa itu white feminist, which then remind me there's also terms like choice feminist, radical feminist etc.

but okay thats aside of the point, nah pertanyaan gue adalah, what does any of these mean? kek si pancatera misalkan, kenapa mereka disebut white feminist? again, gue ga tau isi obrolan podcast mereka gimana, tapi what makes you a part of any of these labels? secara umum bisa gue tangkap, tapi gimana yaa...

kalo boleh jujur rasanya labeling feminis sekarang mulai divisive, di satu sisi gue ngerti kenapa banyak perempuan ga mau dibilang feminis, tapi di sisi lainnya, kita berdiri di atas perjuangan feminis sebelum kita, jadi gue rasa seorang perempuan jadi anti feminis itu aneh, tapi kok feminisme sekarang kesannya kayak "there's the good feminist, there's the on the surface feminist, there's a bad feminist"

one time on tiktok i saw a sentence that says "i can never be a choice feminist" what does that even mean??? (of course i did read why they said that, i get her but i'm not really asking for the literal explanation here) and so, what really makes you a good one? what's the standard of feminism that makes you a good feminist? enlighten me please, i hope i don't sound dense or anything, i'm genuinely curious as to what you guys think of the current issue

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 14 hours ago

"its culture, not religion" is a very naive take

pasti sering denger hal begini kalo udah ngomongin hal-hal kayak "aku dipaksa ini itu" dan orang nyebut agamanya sebagai toxic, selalu dijawab "itu cuma budaya, agama ga ngebolehin itu".

yang ga mereka sadari adalah, berapa banyak sesuatu yang jadi budaya itu akarnya agama? berapa banyak kebudayaan kita yang kalo ditelusuri sebenarnya tujuan dibikinnya terkait kepercayaan?

kadang, kita ga bisa ngebedain yang mana agama yang mana budaya kalo kita dibesarkan di lingkungan itu, yang artinya, gue rasa, aneh kalo bilang itu cuma 'budaya dari interpretasi agama yang salah', tapi si korban kan cuma liat representasi agama ini dari si 'interpretasi yang salah' itu? masa tetep yang salah si korban karena ga tau interpretasi benarnya?

ini juga akar gue mulai serius mempertanyakan agama, karena menurut gue budaya susah dipisah dari agama, sementara budaya yang dikembangkan orang religius di sekitar gue ga sehat.

sebagai contoh, keluarga gue adalah pengikut salah satu ustadz lokal, gue inget banget waktu covid mereka semua dengan bangganya malsuin sertifikat vaksin covid, karena apa? ya karena si ustadz ga mau vaksin lah jelas, keponakan gue yang pertama juga ga pernah divaksin apapun dari lahir.

lalu gue baru tau ternyata istrinya si ustadz, setelah melahirkan juga ga dibolehin makan dari makhluk hidup, which means, kakak ipar gue akan disuruh ngikutin itu, dan gue jujur kesel, kenapa wanita postpartum ga boleh konsumsi protein hewani? mereka bukannya lagi perlu-perlunya nutrisi ya... aneh banget tiba-tiba jadi vegetarian.

dan masih banyak lagi long list of critics i have of this guy in particular, gue ga tau bagian mana dari semua hal ini adalah 'cuma' budaya dan interpretasi agama yang jelek, tapi yang gue tau, yang ngelakuin ini adalah orang berpengaruh dari salah satu agama, otomatis gue jadi gak suka sama agama ini karena interpretasi yang gue temui, dan mereka selalu kasih alasan kalo secara agama, apparently pilihan mereka itu bener-bener aja.

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 3 days ago

maintaining girl friendship

kalian yang punya sirkel cewek dari sekolah, terus sekarang udah pada kerja, komunikasi kalian gimana? i mean, kalo mau nongkrong, kalian ngomongnya gimana?

gue punya perasaan ga enak kalo sebenernya satu temen gue di sirkel pengen cut off karena konflik sama gue, dia selalu bilang "gapapa kok udah gak kesel" tapi setiap kita ngajak main, dia kalo ga bales sama sekali, ya cuma bilang "sorry ga bisa, kalian aja" dan ga ngasih opsi kapan dia available.

menurut gue kesannya dia kayak ga ada keinginan buat maintain pertemanan kita, gue capek juga kalo setiap planning, dia selalu ga bisa(tanpa kasih availability dia kapan) atau ga respon ajakan itu sama sekali, seolah dia ga bagian dari planning kita ini

is this normal for you guys once your friend group is all employed or?? i mean i just wonder if i'm over sensitive from the previous conflict we had and she's acting as normal as can be, or if she really wants to let go but dont want to outright do it.

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 18 days ago

kenapa lgbt masih dianggap penyakit??

ya, berhubung masih pride month, jadi pengen diskusi, persis kayak judul, baru banget kemaren liat kolom komentar yang isinya bilang "orang kalo punya penyakit itu berobat, bukan minta dinormalisasi" atau yaa sejenisnya lah ya, kalian pasti pernah liat sendiri komentar homophobic di indo

​

yang jadi pertanyaan gue adalah, kok bisa ya sampe sekarang lgbt masih disebut penyakit di tanah ini padahal buku diagnosis psikologi DSM udah bertahun-tahun bilang kalo ketertarikan sesama jenis itu bukan penyakit? kan itu saintifik?

​

yang makin aneh adalah kalo kita pikir lagi, teori evolusi juga sangat-sangat beda jauh sama teori manusia pertama nabi adam, tapi, sampe sekarang di materi sejarah dll masih wajib diajarkan di sekolah, dan orang muslim bisa aja tuh cope mempelajari itu dengan "ya itu kan penemuan sains, ga harus sesuai sama agama, kita pelajari aja dua-duanya" (my history teacher's words when a friend asked why does ancient form of human exist when the first human is adam?)

​

nah, lalu kenapa penemuan sains yang menyatakan lgbt itu bukan penyakit masih ga dianggap setelah sekian dekade? dengan dalih kalo "ga sesuai biologi, haram, ga usah minta hak dll" ya kalo kita sebagai manusia modern ngeliat evolusi juga kayaknya ga masuk akal(im not arguing on the evolution's realness) apalagi kalo tumbuh di agama abrahamik, tapi kan kita bisa aja 'ignore' hal itu, kenapa lgbt ga bisa lepas dari stigma penyakit? i mean terlepas mereka mau tetep homophobic atau ga, doesn't matter, emang dilatih sama agamanya buat begitu, cuma kok pede banget ya sampe sekarang masih nyebut lgbt sebagai penyakit??

​

whats worse is that someone said "kaum mereka itu perlu dikriminalisasi karena banyak di luar sana yang jadi pelaku pelecehan seksual"

​

well? dalam beberapa tahun terakhir aja udah berapa banyak kasus ustadz, pemuka agama lainnya yang melakukan pelecehan? tapi orang berlabel pemuka agama ga dikriminalisasi nih?

​

dalihnya selalu "ya kan itu cuma oknum" ya orang lgbt yang ga pernah ngelecehin orang juga banyak tuh tapi yang dihighlight cuma pelaku pelecehan doang, dengan teori yang sama ya harusnya kita boleh dong kriminalisasi pemuka agama dengan ngehighlight ustadz cabul doang😑

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 2 months ago

what do you feel against converts?

does anybody else feel weird seeing someone convert to islam? especially now that you've deconstructed the religion? it's like i get the feeling of "what sort of 'light' do you see that i do not?" i can't fathom it, it's not exactly anger, not fear either, just mixed feelings i couldn't explain.

it took me years to deconstruct what i was born into, finally realizing that this isn't for me, i thought that alone would liberate me and yet every damn time i witness somebody else willingly, well, happily chose to walk into this religion, i have this weird feeling inside of me, a sense of grief? it's like i'm not seeing what they're seeing and yet they chose it after 'learning' about it, what sort of learning did they do? what part of this religion that got them feeling like this was right?

i'm even more conflicted seeing women willingly put themselves in this, in the sense that, hey, you used to be able to walk around with no hijab on, you can wear whatever, but now you chose to walk into something that won't give you that? what was so good about this religion that you willingly chose it, really?

especially in indo, cause in western country they like to reinterpret the religion into whatever they want but why would you convert in indo where most interpretation is stricter than strict, i can't understand why you would, without any kind of outside pressure fall in to this? it weirds me out...

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 3 months ago

jilbab itu cantik, tapi bikin capek

berapa bulan yang lalu gue sempet post kalo gue punya pikiran untuk lepas jilbab, tapi kondisi lingkungan gue ga memungkinkan, gue ngerasa capek make jilbab, terkekang, lalu beberapa minggu terakhir ini gue mikir ulang lagi, kalo gue lepas jilbab for life... terus gue bakal miss out dong sama jilbab yang cantik-cantik?

karena buat gue, jilbab tuh udah kayak piece of fashion yang feelsnya beda banget sama having your hair done, rasa cantiknya beda, both is cute, and fun of course, tapi main-main warna dengan baju yang lagi dipake itu exclusively seru dengan jilbab, sekarang kan jilbab printed gitu lagi ngetren juga ya, buat gue, jilbab tuh cakep banget buat nambahin warna outfit

tapi kalo lo buka tiktok, atau any sosmed kali ya, dan liat komen di konten orang yang pake jilbabnya 'ga bener', isinya pasti soal mengingatkan kalo "aurat tuh sampe leher, pake jilbab bukan cuma nutup ketombe" "jilbab tuh bukan buat fashion, bukan buat cantik-cantikan" dll lah ya, dan selalu diikuti dengan "kalo makenya ga sesuai, ya mending ga usah make aja, jelek, ga mencerminkan islam", kadang juga ada komen begini "gue yang masih lepas pasang aja ga bakal make jilbab kayak gitu, ga pantes"

selain itu, nyokap irl juga sering bilang "jilbab kamu tuh yang bener makenya, kayak ibu-ibu di pasar, berantakan" dan tentunya, tambahan "kamu ga kasian sama bapakmu masuk neraka kalo kamu ga tutup aurat dengan bener gitu?"

gue selalu marah banget sama semua hal ini, itu yang bikin gue sebelumnya sempat ngerasa mantep banget buat lepas jilbab aja, karena seakan lo ga boleh setengah-setengah, ga boleh suka make ini kain cuma karena fashion, jilbab terkekang dengan tujuan menutup aurat itu kewajiban, udah itu aja, makenya harus bener, saklek, kekangan ini yang bikin orang dengan mudahnya bikin komentar condescending ke orang lain, begitu pikir gue

tapi setelah gue pikir-pikir lagi, gue akhirnya sadar, gue tuh bukan pengen lepas jilbab karena gue benci si kain warna warni ini, justru gue suka banget sama warnanya, gue suka dengan rasa simpelnya, yang bikin gue pengen lepas alasannya ya cuma satu, gue ngerasa terkekang karena ga pengen identitas gue harus dipaksa jadi a doang, atau b doang, gue ga suka kalo gue harus dituntut jadi simbol yang sempurna, sementara ekspektasi orang, kalo lo berjilbab lo harus tertutup leher, rambut, semuanya, all or nothing, keputusan lo untuk makai apapun di badan lo, from head to toe jadi perhatian semua orang

lepas pasang jilbab kesannya gapapa kalo lo dari awal emang jarang berjilbab, katanya 'belajar', tapi kalo lo udah menunjukkan diri lo konsisten berjilbab untuk beberapa saat, lalu suatu hari lo memutuskan untuk lepas, lo akan liat komen yang seakan merendahkan keputusan lo, seakan lo tiba-tiba langsung jadi lonte dengan lepas jilbab

jadi intinya, sori ya kalo agak panjang dan berbelit-belit, gue sekarang bimbang, menurut gue, jilbab jadi over complicated, gue ga bisa suka jilbab cuma sebagai hiasan gue taroh di kepala sebagai statement warna doang, yang ada lo langsung dapet stigma "oh muslim nih" dan orang jadi bisa seenaknya ngejudge lo dan 'dosa' lo karena lo udah jadi simbol agama, ga enak banget, rasanya kayak ga bisa explore serunya jadi cewek, gapernah do your hair(boleh, kalo buat suami katanya)

tapi di luar itu semua ternyata gue deep down suka-suka aja kok sama jilbab.... tapi sebagai fashion item, tanpa baggagenya, eh tapi kan lo ga boleh bikin jilbab sebagai fashion item ya, tapi kalo muslimah kan ga boleh lepas, tapi juga ga boleh seenaknya kalo tetep make jilbab harus yang bener, yaudah sekalian lepas terus aja kalo ga bisa sesuai, ga pantes katanya... gimana dong? malah jadi paradox gini🤷🏻‍♀️

also, udah banyak banget contoh reaksi orang tentang perempuan dan auratnya ini kalo lo merhatiin beberapa kasusnya public figure, dari yang jilbabnya setengah-setengah, atau yang full lepas jilbab, semuanya pernah jadi bahan hujatan, tapi, kalo dipikir-pikir juga... kenapa ya badan perempuan harus diatur segininya? sedih, mau make sesuatu aja harus mikir reaksi society

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 3 months ago