u/uncreative_dreamer

what do you feel against converts?

does anybody else feel weird seeing someone convert to islam? especially now that you've deconstructed the religion? it's like i get the feeling of "what sort of 'light' do you see that i do not?" i can't fathom it, it's not exactly anger, not fear either, just mixed feelings i couldn't explain.

it took me years to deconstruct what i was born into, finally realizing that this isn't for me, i thought that alone would liberate me and yet every damn time i witness somebody else willingly, well, happily chose to walk into this religion, i have this weird feeling inside of me, a sense of grief? it's like i'm not seeing what they're seeing and yet they chose it after 'learning' about it, what sort of learning did they do? what part of this religion that got them feeling like this was right?

i'm even more conflicted seeing women willingly put themselves in this, in the sense that, hey, you used to be able to walk around with no hijab on, you can wear whatever, but now you chose to walk into something that won't give you that? what was so good about this religion that you willingly chose it, really?

especially in indo, cause in western country they like to reinterpret the religion into whatever they want but why would you convert in indo where most interpretation is stricter than strict, i can't understand why you would, without any kind of outside pressure fall in to this? it weirds me out...

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 2 days ago

jilbab itu cantik, tapi bikin capek

berapa bulan yang lalu gue sempet post kalo gue punya pikiran untuk lepas jilbab, tapi kondisi lingkungan gue ga memungkinkan, gue ngerasa capek make jilbab, terkekang, lalu beberapa minggu terakhir ini gue mikir ulang lagi, kalo gue lepas jilbab for life... terus gue bakal miss out dong sama jilbab yang cantik-cantik?

karena buat gue, jilbab tuh udah kayak piece of fashion yang feelsnya beda banget sama having your hair done, rasa cantiknya beda, both is cute, and fun of course, tapi main-main warna dengan baju yang lagi dipake itu exclusively seru dengan jilbab, sekarang kan jilbab printed gitu lagi ngetren juga ya, buat gue, jilbab tuh cakep banget buat nambahin warna outfit

tapi kalo lo buka tiktok, atau any sosmed kali ya, dan liat komen di konten orang yang pake jilbabnya 'ga bener', isinya pasti soal mengingatkan kalo "aurat tuh sampe leher, pake jilbab bukan cuma nutup ketombe" "jilbab tuh bukan buat fashion, bukan buat cantik-cantikan" dll lah ya, dan selalu diikuti dengan "kalo makenya ga sesuai, ya mending ga usah make aja, jelek, ga mencerminkan islam", kadang juga ada komen begini "gue yang masih lepas pasang aja ga bakal make jilbab kayak gitu, ga pantes"

selain itu, nyokap irl juga sering bilang "jilbab kamu tuh yang bener makenya, kayak ibu-ibu di pasar, berantakan" dan tentunya, tambahan "kamu ga kasian sama bapakmu masuk neraka kalo kamu ga tutup aurat dengan bener gitu?"

gue selalu marah banget sama semua hal ini, itu yang bikin gue sebelumnya sempat ngerasa mantep banget buat lepas jilbab aja, karena seakan lo ga boleh setengah-setengah, ga boleh suka make ini kain cuma karena fashion, jilbab terkekang dengan tujuan menutup aurat itu kewajiban, udah itu aja, makenya harus bener, saklek, kekangan ini yang bikin orang dengan mudahnya bikin komentar condescending ke orang lain, begitu pikir gue

tapi setelah gue pikir-pikir lagi, gue akhirnya sadar, gue tuh bukan pengen lepas jilbab karena gue benci si kain warna warni ini, justru gue suka banget sama warnanya, gue suka dengan rasa simpelnya, yang bikin gue pengen lepas alasannya ya cuma satu, gue ngerasa terkekang karena ga pengen identitas gue harus dipaksa jadi a doang, atau b doang, gue ga suka kalo gue harus dituntut jadi simbol yang sempurna, sementara ekspektasi orang, kalo lo berjilbab lo harus tertutup leher, rambut, semuanya, all or nothing, keputusan lo untuk makai apapun di badan lo, from head to toe jadi perhatian semua orang

lepas pasang jilbab kesannya gapapa kalo lo dari awal emang jarang berjilbab, katanya 'belajar', tapi kalo lo udah menunjukkan diri lo konsisten berjilbab untuk beberapa saat, lalu suatu hari lo memutuskan untuk lepas, lo akan liat komen yang seakan merendahkan keputusan lo, seakan lo tiba-tiba langsung jadi lonte dengan lepas jilbab

jadi intinya, sori ya kalo agak panjang dan berbelit-belit, gue sekarang bimbang, menurut gue, jilbab jadi over complicated, gue ga bisa suka jilbab cuma sebagai hiasan gue taroh di kepala sebagai statement warna doang, yang ada lo langsung dapet stigma "oh muslim nih" dan orang jadi bisa seenaknya ngejudge lo dan 'dosa' lo karena lo udah jadi simbol agama, ga enak banget, rasanya kayak ga bisa explore serunya jadi cewek, gapernah do your hair(boleh, kalo buat suami katanya)

tapi di luar itu semua ternyata gue deep down suka-suka aja kok sama jilbab.... tapi sebagai fashion item, tanpa baggagenya, eh tapi kan lo ga boleh bikin jilbab sebagai fashion item ya, tapi kalo muslimah kan ga boleh lepas, tapi juga ga boleh seenaknya kalo tetep make jilbab harus yang bener, yaudah sekalian lepas terus aja kalo ga bisa sesuai, ga pantes katanya... gimana dong? malah jadi paradox gini🤷🏻‍♀️

also, udah banyak banget contoh reaksi orang tentang perempuan dan auratnya ini kalo lo merhatiin beberapa kasusnya public figure, dari yang jilbabnya setengah-setengah, atau yang full lepas jilbab, semuanya pernah jadi bahan hujatan, tapi, kalo dipikir-pikir juga... kenapa ya badan perempuan harus diatur segininya? sedih, mau make sesuatu aja harus mikir reaksi society

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 5 days ago