r/IndoExMuslim

Banyak Makan Babi=Jadi LGBT 🤣🤣🤣

"Apa yang kita makan akan membentuk Gen, 'behaviour' nya manusia dipengaruhi apa yang dia makan, perilaku kita dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Kenapa orang Barat banyak yang jadi #LGBT, lesbi? Karena kebanyakan makan🐖Babi.." ~Dokter Klenik Zaidul Akbar

u/apostatechronicle — 2 hours ago

Islam memaksa orang tua gw yang genuinely good people menjadi hater

Hal yang paling membuat gw sedih dari Islam adalah bagaimana agama itu memaksa orang tua gw untuk menjadi haters bagi sebagian golongan hanya karena disuruh Allah.

Gw tahu kalau mereka itu genuinely good people. Mereka suka bantu orang, mereka gak beda-bedain orang dari suku, asal ataupun jenis tubuh, dan mereka juga cukup pintar dan bijak untuk berpikir secara logika. Tetapi mereka tetap membenci orang yang jarang sholat, Atheist, Gays, hanya karena disuruh oleh Allah dan dibilang kalau gak membenci berarti ngelawan Allah, dan artinya disiksa sampai entah kapan.

Especially soal Gays, mereka sampai at some point dengan menyuruh gw untuk tidak menyentuh media yang ada itu sama sekali, gak berteman dengan gays sama sekali, dan dibilang kalau Gay itu adalah penyakit menular yang mengerikan makanya jangan dekat-dekat dengan gay. Gw tentu saja menganggap itu perkataan bullshit, buktinya aja mereka setiap hari duduk di sebelah satu bujang yang biseksual (gw) tapi gw gak pernah melihat mereka immediately jadi gay suka sesama jenis. Gw mau bilang itu so bad tapi gw tau, gw gak bisa.

Hal paling buruk soal ini adalah gw gak bisa melakukan apa-apa. Gw masih butuh dukungan mereka. Secara keuangan gw masih belum bisa mandiri, gw masih kuliah tanpa kerjaan & income, dan gw juga gak mau menggelandang jikalau gw di-disown. Bahkan setelah gw bisa mandiri untuk keuangan gw pun (moga-moga bentar lagi), mau kata-kata apapun yang gw ucapkan, gw tau terror dari master invisible mereka terlalu memengaruhi mereka, dan mereka bisa ngeles utak-atik logika untuk membenarkan kebencian yang mereka yakini.

Gw tahu, jika Orang-orang tersebut gak disuruh untuk dibenci, meskipun mereka tergolong sebagai "minoritas" dan "yang berbeda dari normal" mereka pasti tetap menghormati dan membantu mereka seperti manusia biasa. Tapi pengaruh ancaman yang dikasih sky papi terlalu kuat, diperparah oleh orang-orang di sekitar mereka yang juga kena pengaruh kuat dan membuat pengaruh itu ke orang tua gw makin kuat.

Gw sudah muak dengan hater cycle ini, dan jikalau gw gak bisa mengubah pola pikir orang tua gw, mungkin gw akan make sure pola pikir itu tidak akan ada kepada istri dan keturunan gw.

reddit.com
u/Wise-Record7511 — 2 days ago

Dulu ngeliat sinetron azab murtad, skrg jadi murtad 😂

Well, I don’t know which category this post will be

It’s just quit funny for me buat nginget2 lagi waktu kecil nonton sinetron azab, orang2 yang murtad kena azab gila2an dan biasanya digambarin jadi orang yang jahat banget. Sempet ngomong dalem hati waktu kecil “gila sih, parah banget bisa2nya gak beragama” tapi… setelah makin gede dan banyak belajar, segitunya didoktrin dari kecil kalo orang nggak beragama itu pasti jahat

reddit.com
u/PotatoSome1557 — 2 days ago

Islam Liberal

Tentu saja teman teman disini kebanyakan anti islam dan mungkin anti muslim yaitu anti bukan lagi ke Islam sebagai ide, tetapi ke muslim sebagai manusia yang percaya islam

Whatever the case aku gak mau bahas itu tetapi bahas ke sesuatu hal yang lain, Islam Liberal

Okay akan menyebutkan suatu deskripsi yang menjadi kontradiksi dan mungkin membuat islamis tradisionalis ala muhammadiyah, NU dan MUI kejang kejang, ataupun ex muslim seperti kita langsung planga plongo denger

Aku dulu punya teman lesbian transgender mtf polyamorous Liberal muslim....

Dan dari dia.... Aku sebagai ex muslim.... Kinda belajar, bahwa tidak ada yang namanya agama yang fix

Tentu saja kita semua punya alasan masing masing kenapa kita meninggalkan agama islam, entah karena meresa dikengkang, merasa teologi nya tidak logis maupun merasa agama terlalu kaku

Tetapi, karena beliau tadi, aku belajar sedikit bahwa agama pun tidak luput dari kritik internal, diantara para muslim, ada yang secara sadar tidak sadar, tau bahwa sebenarnya ada kontradiksi dan kekonyolan tersendiri kalau islam dipraktikkan as is tanpa modifikasi, tetapi beberapa benar benar hampir cabut dari islam, tetapi tetap teguh terhadap islam

Mengapa? Karena mau gak mau, not everyone bisa hidup di dunia tanpa Tuhan, tak perlu dibahas kenapa tapi mari fokus ke Islam Liberal

Islam Liberal, islam unik yang bisa dibilang "pasca islam" Tetapi tidak patah dari islam

Ya mereka syahadah

Ya mereka percaya quran (and sometimes hadith tapi mereka lebih selektif, terlalu selektif imho)

Ya mereka percaya allah meskipun terkadang tidak murni 100% monotheisme

Ya percaya Muhammad nabi terakhir tetapi interpretasi tradisionalis ditantang

Jika islam standard melihat LGBTQ sebagai "penyimpangan" Islam Liberal berkata bahwa islam adalah rahmat yang membolehkan LGBTQ

Jika islam standard berkata pernikahan adalah absolut, islam Liberal berkata yang penting ada syarat syarat nikah, konfigurasi kya terserah

Jika islam standard berkata Perempuan harus mengikuti laki laki, islam Liberal berkata, Perempuan sama rata boleh juga jadi iman

Hal hal ini justru membuat kita pusing, karena kita sendiri secara de facto berasal dari islam standar, alias islam "moderate tapi kw yang bisa tiba tiba jadi fundamentalis kalau didorong sama hal konyol kek lgbtq" Melihat islam Liberal seperti melihat agama baru yang memakai nama islam

Still

Sebagai ex mus aku lumayan tertarik dengan mereka, no gua gak akan ambil syahadah tetapi gua tertarik dengan islam Liberal karena mereka secara dasar mematahkan suatu hal sakral dalam islam

Yaitu bahwa hanya ada satu islam yang benar

Muhammadiyah NU Oke lah gak ada bedanya... Cuma masalah beda tipis

Oke 4 mardzab bisa dibilang satu aliran

Oke Shia dan Sunni secara teknis dasar dasar nya masih sama

Tapi Islam Liberal? Anjai, beda banget, jika dulu di Indonesia sholat pake celana pendek aja dibilang ajaran sesat, islam Liberal yang se radical itu sesat kali berapa

Jika ditarik garis asal muasalnya, islam Liberal hampir 100% berasal dari Eropa atau Amerika dimana immigrant muslim mengalami akulturasi dengan nilai nilai Western terutama dengan progresivisme

Islam disana punya dua jalan

A.Akulturasi dan menjadi Euro-America in spirit but not in aesthetic

B.Double down segregasi de facto

Islam Liberal ialah yang memilih jalan A, hal ini punya implikasi sosiologis yang bisa dibilang..... Agak besar.... Karena kita melihat buku IPS sedang dibuat, akulturasi proses penyampuran dua budaya menjadi satu, biasanya cuma diajarkan sebagai proses sejarah yang telah "selesei" Bahwa apa yang ada sekarang merupakan finalitas

Tetapi sejarah tidak pernah berhenti, kita sedang melihat proses sejarah berlangsung, pertanyaan nya adalah, apakah proses sejarah ini menjadi sesuatu hal viable... Atau cuma catatan kaki

Aku sih, secara personal berharap, jika emang agama tidak bisa mati, minimal menjadi

A.Culturalisme Aesthetic

B.Liberalisasi

Aku sendiri lumayan banyak belajar teologi pembebasan Kristiani karena teman teman kiri dari Amerika Latin kebanyakan merupakan Katolik/Kristen, teman online dari Europe juga sama kebanyakan Kristen Liberal atau Kristen Ateist yang sudah merajalela meskipun mendapat tantangan dari Kristen fundamentalist dan Fascisme/Neo Nazi di Eropa

Still, sebagai ex mus, islam Liberal berada pada posisi aneh

1.jika dikatakan bukan islam sejati, malah jatuhnya no true scotsman

2.jika dikatakan sesat, ya wong kita aja bukan islam gak bisa nge judge

3.aneh emang aneh, tetapi di Eropa jumlah nya terus bertambah karena generasi immigrant ketiga biasanya sudah terasimilasi

reddit.com
u/LanangHussen — 2 days ago

Salam kenal semuanya, berikut adalah tulisan dari pemikiran sendiri dan beberapa saya ambil dari buku mengenai kebebasan berpikir seringkali tidak sejalan dengan agama, dan yang menjadi alasan saya menjadi Agnostik/Non-Religius

Berikut adalah narasi terstruktur yang membahas gagasan tersebut secara filosofis, logis, humanis, dan perumpamaan (maaf kalau belepotan) ✌🏼

​1. Bulan yang Memantulkan Cahaya: Hakikat Agama sebagai Buatan Manusia

​Sejak awal peradaban, manusia selalu dilingkupi oleh ketakutan akan ketidaktahuan, kematian, dan luasnya alam semesta. Untuk bertahan hidup dan menemukan makna, manusia merumuskan aturan, ritual, dan kisah-kisah moral yang kemudian kita kenal sebagai agama. Namun, jika kita melihatnya dengan jernih, agama sesungguhnya adalah institusi buatan manusia—sebuah produk budaya yang lahir dari keterbatasan logika dan ruang waktu pada zamannya.

​Sama seperti bulan yang bersinar di malam hari, keindahan agama tidak berasal dari dirinya sendiri. Bulan tidak memiliki cahaya; ia hanyalah sebuah batu besar yang dingin yang memantulkan cahaya matahari.

​Dalam analogi ini, "Matahari" adalah Kebenaran Sejati atau esensi Keilahian yang mutlak, sedangkan "Bulan" adalah agama.

​Karena agama hanyalah pantulan yang diinterpretasikan oleh pikiran manusia yang terbatas, maka pantulan itu tidak pernah benar-benar sempurna. Ada distorsi, bayangan, dan noda di permukaannya. Tidak ada satu pun agama yang memiliki kesempurnaan mutlak, karena wadah yang menampungnya—yaitu bahasa, budaya, dan ego manusia—adalah hal yang cacat sejak awal.

​2. Kedaulatan Diri: Mengapa Kebebasan Individu Berada di Atas Doktrin

​Ketika sebuah institusi buatan manusia diklaim sebagai sesuatu yang sakral dan kaku, ia cenderung membelenggu penciptanya sendiri. Di sinilah letak pentingnya menempatkan kebebasan individu di atas ideologi agama dalam mengatur kehidupan personal.

​Kehidupan personal seseorang—mulai dari cara mereka berpikir, mencintai, berpakaian, hingga menentukan jalan hidup—adalah hak prerogatif yang paling mendasar. Mengorbankan kebebasan ini demi kepatuhan buta pada doktrin agama sering kali merenggut kemanusiaan itu sendiri.

​Agama dirancang untuk manusia, bukan manusia dirancang untuk agama.

​Ketika aturan-aturan dogmatis mulai merusak kebahagiaan, membatasi potensi, atau memaksakan rasa bersalah yang tidak perlu pada ranah privat, maka ideologi tersebut telah gagal memenuhi fungsinya.

​Otonomi moral individu harus menjadi kompas utama, karena setiap manusia berhak menulis narasinya sendiri tanpa harus didikte oleh teks-teks kuno yang ditulis ribuan tahun lalu.

​3. Tuhan Tidak Membeda-bedakan, Manusialah yang Memecah Belah

​Sering kali konflik, kebencian, dan rasa superioritas moral tumbuh subur di bawah bendera iman. Namun, jika kita memercayai adanya entitas agung yang universal (Tuhan), logika dasar akan mengatakan bahwa Tuhan tidak membeda-bedakan manusia. Di hadapan semesta, semua manusia lahir dengan derajat, hak, dan komponen biologis yang sama. Tuhan tidak mengenal paspor spiritual bernama agama.

​Justru manusia sendirilah yang menciptakan agama sebagai alat untuk membuat perbedaan.

​Manusia memiliki kecenderungan psikologis untuk membagi dunia menjadi kelompok "kita" (penganut kebenaran) dan "mereka" (orang-orang sesat). Agama kemudian dimanfaatkan sebagai batas teritorial spiritual untuk menciptakan hierarki sosial, memvalidasi ego kelompok, dan mengklaim kepemilikan eksklusif atas surga.

​Tuhan menciptakan keragaman sebagai kesatuan, namun manusialah yang menciptakan kotak-kotak bernama agama untuk mengotak-ngotakkan kemanusiaan itu sendiri.

​Kesimpulan

​Memahami bahwa agama adalah buatan manusia yang tidak sempurna seperti pantulan cahaya bulan bukanlah sebuah bentuk sinisme, melainkan sebuah kedewasaan berpikir. Dengan menyadari hal ini, kita dibebaskan dari fanatisme buta. Kita bisa mulai melihat sesama manusia bukan dari label keyakinannya, melainkan dari ketulusan hatinya, sambil menempatkan kebebasan personal sebagai esensi tertinggi dari kehidupan. Terimakasih sudah membaca.

reddit.com
u/SadDust9504 — 1 day ago

Salam Semua, adakah yg sekarang tinggal di luar negeri

Video dari konten/ komunitas post kreator ex mus. Jangan pesimis oke, suatu saat kesadaran orang2 bakal meningkat utk mempertanyakan dogma.

Gw takjub trnyata komunitas timteng exmus lumayan meningkat

u/Greedy_Cold_7440 — 3 days ago

aku ga bisa lama lama di lingkungan fisik yang isinya dominan orang islam, aku pingin cari tahu di lingkungan fisik yang isi nya lebih banyak ateis nya dari pada orang beragama. boleh desa, kota maupun negara

reddit.com
u/I_Love_White_Bread — 3 days ago

Khawatir blokir reddit dibuka

Gue serius keluar Islam kira-kira 6 tahun, waktu itu rasanya kesepian banget dan coba cari forum internet yang setidaknya toleransi sama pemahaman gw.

Setelah dicari, gw temuin r/indonesia dan gw kaget pemikiran netizen disana cukup progresif (relatively dibanding medsos lain).

Setidaknya kalo lu ngaku ateis, nggak mengecam lgbt disini, lu nggak akan diminta sharelok lah, kena doxx lah, death threat, dan perilaku negatif lainnya yang lumrah lu temuin di medsos lain kalo nggak setuju dengan stigma mainstream.

Tapi reddit tiba-tiba diunblock sama pemerintah dan gw takutnya status quo saat ini akan berubah, jadi lebih mirip facebook gitu.

People talk about buzzer, yang gw takutin malah Islamist Indo dari Facebook.

reddit.com
u/rizaical — 4 days ago

Pendapat tiga dai ini mengenai hukuman mati bagi orang murtad dalam Islam dan tanggapanku.

Video Assim Al Hakeem dengan Dondy Tan

Disini Assim Al Hakeem mengkonfirmasikan bahwa hukuman mati bagi orang murtad memang ada dalam Islam (liat dari 1:10). Walaupun prosesnya lebih rumit. Untuk ini aku ga ada tanggapan dulu karena aku ga ngeliat ada statement yang menarik untuk dibahas.

Assim Al Hakeem di video lainnya

Disini dia mencoba untuk menjawab kebingungan yang suka dilontarkan oleh Muslim:
"Al Baqarah ayat 256 mengatakan tidak ada paksaan dalam beragama, lantas bagaimana bisa mengatakan Islam mengajarkan hukuman mati bagi orang murtad?"

Nah jawaban dia ada di rekaman videonya (00:37 - 1:08). Nah setelah itu aku skip video yutubnya ke 3:07 untuk mempersingkat waktu, tapi tenang aku akan kirim semua link video di post ini untuk lihat fullnya.

Selanjutnya dia mengkonfirmasikan sekali lagi kalau memang dalam Islam, orang yang murtad dihukum mati. Namun setelahnya dia malah pakai red herring dengan bilang "tapi Islam agama yang berkembang paling pesat", yang sebenernya ga relevan jika kita ingin membahas moralitas aturan Islam.

Di tambah lagi kenapa Islam berkembang paling cepat itu karena tingkat kelahiran yang tinggi, dan orang yang murtad itu masih undercounted karena banyak negara Islam yang mempressure orang untuk tidak come out.

Video ceramah Zakir Naik di Nigeria

Zakir Naik juga mengkonfirmasi disini kalau Islam memang mengajarkan hukuman mati bagi orang murtad, walaupun dia kasih pendapat kedua yang lebih "lunak" yaitu hanya menghukum mati orang yang menyebarkan agama barunya (yang menurutku masih bermasalah secara moral). Lalu, seperti Assim Al Hakeem, dia juga menjawab kebingungan Muslim soal Al Baqarah ayat 256.

Nah terus dia mencoba untuk menjustifikasikan aturan ini, aku mau beri dia tanggapan.

Zakir Naik membuat analogi kalau orang yang keluar dari agama (murtad) itu seperti pengkhianat negara, sehingga pantas untuk dihukum mati. Hmm... membandingkan seseorang yang hanya meninggalkan keyakinannya dengan pengkhianat saat perang yang bisa menimbulkan ancaman nyata bagi negara?

Jelas jelas ini false analogy, negara-negara perang seperti itu karena tujuannya memang ada sangkut pautnya dengan militer, seperti perebutan wilayah, sumber daya alam, pengaruh, dan lain lainnya. Dan taktiknya bukan dilihat dari siapa yang "benar", tapi siapa yang lebih kuat.

Nah, agama itu tujuannya untuk meyakini manusia bahwa agama tersebut itu benar, secara moral sempurna, dll. Tapi kenapa malah disamakan dengan konteks perang negara yang tujuannya aja beda jauh? Seakan-akan persaingan keyakinan itu seperti perang dimana membunuh adalah salah satu taktik dalam mempertahankan kebenaran, padahal harusnya yang namanya agama ya "perang"nya lewat argumentasi, bukan mencabut nyawa.

Pengkhianatan negara bisa mengancam nyawa banyak orang, keluar agama? Ngancam siapa? Keyakinan mu? Apakah serapuh itu sampai hanya untuk mempertahankannya harus bawa-bawa hukuman mati? Analogi yang lebih tepat justru membandingkannya dengan orang yang pindah kewarganegaraan. Apakah berarti orang yang mengganti nasionalitasnya juga harus dihukum mati?

Video Ustad Firanda Andirja

Nah yang kali ini dai dari Indonesia, Ga beri tanggapan dulu karena there is nothing to add. Tonton aja.

Sekarang antisipasi pertanyaan

1. "Lah, emang ada Islam bilang hukuman mati bagi orang murtad? Ada dalilnya?"
Ya, kalau mau liat dalilnya langsung bisa coba liat di link ini:
https://sunnah.com/search?q=whoever+changes+his+religion%2C+kill+him
Hadis-hadis yang mendukung ini diantara lain:
Sahih Al Bukhari 6922, 6878, Sahih Muslim 1676, Sunan An Nasai 4059.

Bagaimana dengan "konteks"? Well, aku udah kirim pendapat dari ketiga dai, yang kemungkinan besar mereka tidak main asal tafsir hadis tanpa liat konteks. Terlepas setuju dengan tafsirnya atau enggak, pendapat ini bukan pendapat fringe dalam fikih Islam, apalagi kalau kita liat ulama-ulama klasik/dahulu.

Bisa juga liat artikel ini soal hukuman mati bagi orang murtad:
https://islamqa.info/en/answers/20327/apostasy-in-islam
https://islamqa.info/en/answers/14231/punishment-for-apostasy-in-islam

Islamqa bukan website sembarangan ya, malah website ini direkomendasikan oleh Assim Al Hakeem.

2. "Tapi bukannya Al-Quran bilang tidak ada paksaan agama? Jadi harusnya tafsir mereka ga sesuai dengan Al-Quran dong?"
Video urutan ke dua sama tiga sudah menjawab pertanyaan ini.

3. "Tapi Assim Al-Hakeem dan Zakir Naik bilang ini hanya berlaku di negara yang menerapkan aturan Islam/syariah, sedangkan negara seperti itu sudah jarang. Ya terus masalahnya dimana?"

Masalahnya adalah aturannya, karena terpelas apakah mayoritas negara-negara Muslim menerapkan aturan tersebut atau tidak, ya jika aturannya ada dalam Islam, ya maknanya itu tetap bagian dari Islam. Ibarat seperti bank dengan bunga (Riba), banyak negara Muslim dengan Bank yang riba, lantas apakah ini mengubah ajaran Islam mengenai riba? Tentu tidak.

Justru ironisnya, argumen seperti itu seakan-akan mengatakan kalau kurangnya implementasi syariah adalah hal yang baik. Padahal ya menurut Islam negara itu idealnya (atau malah wajib) menerapkan hukum syariah, dan ya termasuk hukuman mati bagi orang murtad ini.

Islam melarang hukuman mati bagi orang murtad kalau ga ada negara syariah karena Islam memang anti-vigilante, okay I give credit for that. Tapi hukuman tersebut tetap ada dan tetep bermasalah secara moral.

Sumber video (urut):
https://www.youtube.com/watch?v=cTPdZs3Xm40
https://www.youtube.com/watch?v=sL9-wWV_FdQ
https://www.youtube.com/watch?v=kJTzxJ7gtzE
https://www.youtube.com/watch?v=togiiT-slfc

Untuk yang Zakir Naik itu video repost dari channel amatir, tapi sisanya langsung dari channel official mereka.

reddit.com
u/Low_Pianist_2067 — 4 days ago

i was naive

i thought people who get a high degree and study abroad would open their mind and be woke or just pro humanity or just being EMPATHETIC, i was wrong, yall got any pro-lgbt influencers/doctors/expert i could follow? lowkey tired seeing so many homophobic and transphobic posts.

u/Specific_Bobcat7420 — 4 days ago

Pemberitahuan: Pembaruan dan Penyesuaian Peraturan Komunitas

Sehubungan dengan perubahan situasi terkait akses terhadap platform Reddit di Indonesia, kami telah melakukan beberapa penambahan serta penyesuaian terhadap peraturan komunitas guna mengurangi potensi kontroversi dan menjaga kualitas diskusi agar tetap kondusif.

Penambahan Peraturan Baru (Aturan 4)

Diskusi, kritik, maupun pembahasan mengenai Islam, ajaran-ajarannya, tokoh-tokohnya, serta isu sosial yang berkaitan pada dasarnya diperbolehkan. Namun demikian, konten yang dibuat dengan unsur provokasi, atau yang berpotensi memicu ketegangan dan konflik bernuansa agama secara sengaja, tidak akan diperkenankan.

Beberapa contoh konten yang termasuk pelanggaran antara lain:

  • Menampilkan atau menggambarkan wajah Nabi Muhammad.
  • Melakukan penistaan, perusakan, atau pembakaran Al-Qur’an.
  • Mengolok-olok nabi atau figur yang dihormati dalam Islam dengan cara yang bersifat provokatif.
  • Menodai simbol-simbol atau tempat suci dalam Islam.
  • Mengajak atau mendorong orang lain untuk melakukan tindakan yang bertujuan memancing kemarahan maupun menyinggung umat Muslim.

Perubahan pada Aturan 6

Mulai saat ini, konten meme diperbolehkan untuk dipublikasikan kapan saja dan tidak lagi dibatasi hanya pada hari Sabtu.

Meski demikian, setiap meme yang diposting tetap diharapkan memiliki kualitas, konteks, atau nilai substansi yang jelas. Konten yang dibuat semata-mata untuk menghina, menyerang pihak tertentu, maupun sekadar spam tidak akan diperkenankan.

Selain itu, seluruh konten yang tergolong low-effort post kini dilarang sepenuhnya tanpa pengecualian waktu.

Harap seluruh anggota komunitas memahami perubahan ini dan menyesuaikan aktivitasnya sesuai dengan aturan yang telah diperbarui.

Jika ada keluhan atau saran, bisa komen.

reddit.com
u/Low_Pianist_2067 — 4 days ago

Kungfu Hung Gar nya Wong Fei Hung, katanya berasal dari Muslim

Sinopsis

Pada tanggal 27 Maret 2026, ada unggahan video (tercantum di atas) yang adalah video bantahan singkat soal asal-muasal ilmu silat Tionghoa "Hung Gar" yang di-klaim berasal dari kaum Muslim. Link: https://www.instagram.com/p/DWYDZ1ozNWl/

Hung Gar adalah salah satu ilmu bela diri yang identik dengan tokoh Wong Fei Hung.

Konteks

Pada tanggal 7 Desember 2025, akun Instagram Dondy Tan, salah satu pendakwah Tionghoa di Indonesia (@dondy.tan) mengunggah video singkat dengan narasumber berasal dari Malaysia yang meng-klaim bahwa Wong Fei Hung adalah seorang Muslim. Di kesempatan yang sama juga diutarakan bahwa Hung Gar, yaitu ilmu bela diri klan Wong Fei Hung, berarti berasal dari kaum Muslim. Link: https://www.instagram.com/p/DR955VqD-XO/

Cek punya cek, narasumber tersebut ternyata satu "spesies" dengan Dondy Tan, yaitu influencer dakwah di Malaysia yang beretnis Tionghoa, bernama Firdaus Wong Wai Hung (@firdauswong). Jadi baik Dondy dan Firdaus di sini pada dasarnya setali tiga uang 😂🤣.

Lucunya, dari ke-empat video tentang narasumber tersebut, video tentang "Wong Fei Hung ternyata Muslim" ini lah yang mendapatkan hits paling besar, yaitu lebih dari 3.000 likes (per hari ini), dibandingkan 3 video lain nya yang hanya mendapatkan 300 s/d 600 likes saja. Kenapa kok bisa begitu, jujur saya juga gak paham... bisa didiskusikan di kolom komentar ya 😁.

Nah, lalu pada tanggal 24 Maret 2026, akun Instagram organisasi Wing Chun di Indonesia (@wingchunindonesia) mengunggah video yang membahas soal pernyataan ini: https://www.instagram.com/p/DWRNi6izP1P/, yang pada dasarnya membantah pernyataan tentang klaim-klaim soal latar belakang Wong Fei Hung dan juga ilmu bela diri Hung Gar.

Melihat Mundur

Selagi iseng gak ada kerjaan, saya coba google search sejenak soal asal muasal narasi ini, karena kok aneh sekali ya saya pikir, ini pemikiran nya datang dari mana? Like, it was coming out of flarking nowhere.

Singkat cerita, ternyata tidak sulit menemukan bahwa cerita ini sudah beredar cukup lama di ranah daring, dan salah satu artikel tertua yang bisa saya temukan adalah artikel Yahoo Newsroom dari Malaysia yang membahas soal "latar belakang Muslim" agan Wong Fei Hung, tertanggal 14 November 2013:

TL;DR Wong Fei Hung sejatinya adalah Muslim yang bernama Faisal Hussein Wong.

Sayangnya link sumber yang ditautkan di artikel tersebut dari situs web Jamaah Islah Malaysia, sudah tidak bisa diakses lagi.

Di sisi lain, tidak sulit juga dapat artikel lain dari bang Gugel soal ini, yang diterbitkan oleh situs di Indonesia di tahun yang berbeda-beda:

Kata Akhir

So, guys, what do you think?

Apakah ada konteks-konteks tertentu di sini yang patut ditelaah lebih lanjut untuk menemukan kebenaran di balik semua informasi bertolak belakang yang kita amati? Apakah kita perlu mengupas konteks sejarah, konteks sastra, konteks bahasa, konteks regional, konteks agama, konteks teologi, konteks ilmu bela diri, konteks keturunan sang tokoh, konteks penguburan identitas, atau konteks-konteks lainnya yang mungkin terlupakan karena ada celah konteks dari basis konteks yang hilang dikarenakan ketidaklengkapan konteks dari konteks yang bisa kita bahas dari konteks-konteks tersebut?

Share your thoughts on the comments below! 😊

u/ladibu-ladiba — 4 days ago

Books that made me an atheist

*disclaimer: tidak disponsori oleh KPG sama sekali (suer!) Kebetulan aja buku2 terbitan KPG covernya bagus2

  1. The Magic of Reality by Richard Dawkins

Salah satu buku sains yg "jujur". Sementara buku IPA sekolah menyebut fenomena alam sebagai "kuasa tuhan", buku ini menjelaskan semua itu secara gamblang dan apa adanya. Hanya berdasarkan data dan bukti yg terverifikasi. Ada juga penjelasan mengenai bagaimana peradaban dan kebudayaan kuno memahami berbagai fenomena alam yg sekarang dapat dipahami secara detail menggunakan sains. Bahasanya gampang dipahami. Ada ilustrasi gambar yg eye-catching.

  1. The Demon-Haunted World by Carl Sagan

Mengajarkan kita untuk berpikir kritis & skeptis agar kita tidak mudah terhasut untuk mempercayai mitos, takhayul, & pseudosains. Buku ini membantu kita memilah informasi & meragukan klaim-klaim yg terdengar/terlihat tidak logis, sekaligus memberi kita pengetahuan-pengetahuan baru mengenai berbagai fenomena sosial di muka bumi.

  1. Asal Mula by Neil deGrasse Tyson

Membahas miliaran tahun petualangan kosmik, dari Big Bang sampai sekarang, tanpa bantuan "wahyu surgawi" sama sekali. Big Bang, Black hole, Supernova, semua itu dijelaskan secara detail tapi dalam bahasa yg cukup mudah dimengerti. Pembahasannya lumayan berat, tapi gaya bahasa yg dipakai bagus jadi gak ngebosenin & lumayan menghibur.

  1. Meninggalkan Tuhan by Richard Dawkins

Versi lebih ringkas dari The God Delusion. Berisi bantahan dan kritik terhadap narasi-narasi agama samawi yg bombastis & mengada-ada dengan cara membandingkan narasi-narasi tersebut dengan bukti-bukti ilmiah yg sudah ditemukan (bukti biologis, arkeologis, historis). Dalam buku ini, Dawkins juga menyampaikan bahwa moralitas adalah produk evolusi sosial (hasil dari empati dan kerja sama yg membuat populasi manusia bertahan meskipun mengalami banyak rintangan di alam), bukan berasal dari kitab suci atau tuhan manapun.

u/Simple_Man_899 — 5 days ago

Heteronormativitas dan agama

Setelah memasuki umur 20an bikin sadar kalau dua hal ini gak bisa dipisahkan di masyarakat kita, terutama kalau tinggal di lingkungan konservatif seperti daerah kabupaten.

Makin ke sini makin sering ditanya kenapa belum nikah atau kapan mulai berkeluarga, like can y'all be quiet and mind your own business please. Pernah ada tetangga religius nanya demikian dan saya iseng tanya balik kenapa terus dijawab "ya emang udah sewajarnya begitu, buat memenuhi kewajiban agama" like bruh i barely have a stable job. Mirisnya ini pandangan default yang umum di tempat saya. Things keep getting worse if you're a woman, because you don't really have a choice and the social conditioning makes sure that way of thinking. Saya punya tetangga cewek yang langsung nikah gak lama setelah lulus kuliah karena pressure dari orang-orang sekitar dia.

Sebagai orang yang gak terlalu tertarik menjalin hubungan pernikahan dan punya anak, lingkungan seperti bikin saya merasa terkucilkan karena saya juga merasa nilai2 konservatif & agama gak cocok buat saya. And yeah, I'm really having trouble socializing because i feel i don't belong in this kind of environment.

Adakah dari kalian yang punya pengalaman serupa?

reddit.com
u/Teal_Astromage30 — 5 days ago

Monthly Chat Thread - July 2026

Thread ini adalah ruang santai bulanan untuk hal-hal yang mungkin terlalu kecil, terlalu personal, atau tidak perlu menjadi post tersendiri.

Gunakan thread ini untuk curhat, berkeluh kesah, berbagi pengalaman, mencari teman, berdiskusi ide, sekadar menyapa, atau kegiatan-kegiatan lain.

Tetap patuhi rules, saling menghormati, dan semoga thread ini bisa jadi ruang yang nyaman untuk semua. Have fun!

reddit.com
u/AutoModerator — 5 days ago

Perjalananku Dari Kebodohan Menuju Pencerahan

Ini adalah kisahku berevolusi dari Muslim->Quranist(Anti Hadith)->Ex Muslim. Mungkin sebagian ada yang relate dan mungkin juga tidak dengan rekan2 disini.

Tahap Awal Mula:

Salat dan ketika atahiyat berpikir; syahadat nabi muhammad ketika atahiyat seperti apa kira-kira? Ashadu Anna Anna Rasulullah.. ?
Koq narsis banget ya beliau?
Dan buat apa bersaksi tentang diri sendiri terhadap diri sendiri?

Ditindaklanjuti dengan mencari sumber awal mula syahadat, dan ternyata tidak ada di Quran dan hanya ada di Hadiths.
Dilanjutkan dengan mempelajari kapan Quran ditulis dan kapan Hadiths ditulis.

Kesimpulan saya:

  1. Syahadat ini sangat kecil kemungkinannya diminta / diajarkan oleh Muhammad sendiri. Kemungkinan besar justru dikarang dan disyaratkan oleh orang lain.
  2. Berhubung itu adalah syarat #1 dari rukun islam, maka agama Islam itu sendiri sebetulnya tidak dibuat oleh Muhammad.
  3. Ternyata Quran ditulis 15 tahun setelah Muhammad meninggal dan Hadiths 200 tahun setelah sang nabi meninggal di masa kekalifahan Abbasiyah.

Tahap Lanjutan

Mulai membaca kitab Hadiths serta Sirah dan menemukan banyak sekali kebodohan, ketololan dan kejahatan di dalamnya. Sebagian besar bermotif politis dan bisa dipahami terutama setelah menyadari latar belakang penulisan Hadiths adalah di masa kekalifahan Abassiyah.

Tindak Lanjut: Mengambil sikap untuk murtad dari Islam mainstream dan menjadi Quranist atau sering disebut juga Anti-Hadiths.

Tahap Akhir

  1. Membaca Quran surat 111 tentang Sang Pencipta yang melaknat ciptaannya sendiri.
  2. Membaca Quran surat 9 tentang Sang Pencipta yang mendeklarasikan perang terhadap ciptaannya sendiri.
  3. Menyadari absurditas bahwa hanya ada 1 pencipta yang menciptakan segalanya namun mengklaim bahwa buku ciptaan-Nya hanya Al-Quran dan buku-buku lain direndahkan sebagai bukan ciptaan-Nya dan hanya ciptaan manusia. Sehingga sang Pencipta ternyata tidak menciptakan segalanya.
  4. Mengingat kembali fakta ternyata buku ini pun ditulis 15 tahun setelah Muhammad meninggal yang berarti Muhammad sendiri tidak pernah membacanya apalagi memberikan koreksi / konfirmasi terhadap isinya.
  5. Bertemu situs: https://www.earlychristianwritings.com/ tentang kitab-kitab kristen yang tidak diakui oleh gereja romawi dan menemukan kesamaan konsep-konsep, legenda dan cerita di dalam Quran dengan kisah yang tertulis di kitab-kitab tsb.
  6. Menyadari absurditas sang pencipta yang (katanya) lebih dekat dengan semua orang daripada urat nadi nya sendiri namun butuh untuk mempublikasikan (hanya) 1 buku, di timur tengah dan hanya dalam bahasa arab untuk menjangkau seluruh manusia di planet bumi dengan segala keragamannya dimana di Indonesia saja ada lebih dari 700 bahasa.
  7. Menyimpulkan bahwa kitab Quran ini jelas-jelas ditulis dan dikarang oleh manusia. Lebih tepatnya manusia-manusia timur tengah yang kemungkinan besar beraliran Yahudi-Kristiani (non Romawi) dan fasih dalam bahasa Arab.

Tindak Lanjut:
Memutuskan untuk murtad dari Quranist.
Bukan hal yang baru sebenarnya dicap sebagai murtad, karena sebagai Quranist pun sudah sering dilabeli "Murtad" oleh para penganut Islam mainstream karena tidak percaya / menolak Hadiths.

reddit.com
u/fajarsis02 — 6 days ago

Ateisme, LGBTQIA+ dan Gerakan Kiri: Ancaman Non-Militer

Baru tahu kalau ateisme dan LGBTQIA itu kategori yang sama dengan serangan terhadap objek vital nasional?

Doksli

"Ada orang bilang, urusan identitas exmuslim atau sekedar queer kan pilihan pribadi, kenapa sih harus dibawa-bawa ke ranah politik, server ini kayaknya terlalu ideologis dan bodoh deh, exmuslim ya buat exmuslim aja, queer ya sama queer aja buat apa dijadikan satu?"

Sayangnya paham naif seperti ini tidak pernah melihat bagaimana WNI (iya betol, lo salah satunya juga) menjadi subjek politik negara,nggak ada yang namanya kategori netral non politis, keputusanmu buat keluar dari Islam dan menyuarakan identitasmu sebagai Exmuslim itu sudah jadi posisi politis yang menurut Perpres, ancamannya setara dengan separatisme (Papua), LGBTQIA+/Kwir, kebocoran instalasi nuklir dan gerakan ideologi terlarang (Komunisme).

Tentunya ketika ruang gerak dipersempit dan kelompok marjinal semakin direpresi, munculnya kebutuhan sebuah ruang yang aman untuk berekspresi dan di saat yang sama, sebuah ruang untuk berorganisasi dan menyuarakan hak politik, karena itulah kami membuat server discord yang menerima exmuslim secara terbuka tapi juga pada saat yang sama, server ini bukan hanya terbatas untuk ateisme, tapi juga mencakup ideologi-ideologi lainnya yang bisa bergerak bersama dan kompatibel, pertanyaan masuk memang didesain agar bisa menyortir orang-orang yang tidak mau tahu/apatis terhadap posisi politis mereka dan masa bodoh dengan kelompok marjinal lain, kami tidak perlu orang-orang seperti ini.

Link discord: https://discord.gg/qF54yykR9t

reddit.com
u/PumpkinGrinder — 6 days ago