r/IndoExMuslim

what do you feel against converts?

does anybody else feel weird seeing someone convert to islam? especially now that you've deconstructed the religion? it's like i get the feeling of "what sort of 'light' do you see that i do not?" i can't fathom it, it's not exactly anger, not fear either, just mixed feelings i couldn't explain.

it took me years to deconstruct what i was born into, finally realizing that this isn't for me, i thought that alone would liberate me and yet every damn time i witness somebody else willingly, well, happily chose to walk into this religion, i have this weird feeling inside of me, a sense of grief? it's like i'm not seeing what they're seeing and yet they chose it after 'learning' about it, what sort of learning did they do? what part of this religion that got them feeling like this was right?

i'm even more conflicted seeing women willingly put themselves in this, in the sense that, hey, you used to be able to walk around with no hijab on, you can wear whatever, but now you chose to walk into something that won't give you that? what was so good about this religion that you willingly chose it, really?

especially in indo, cause in western country they like to reinterpret the religion into whatever they want but why would you convert in indo where most interpretation is stricter than strict, i can't understand why you would, without any kind of outside pressure fall in to this? it weirds me out...

reddit.com
u/uncreative_dreamer — 12 hours ago

Apakah member ex-muslim disini pernah Pergi haji/Umroh?

Keluarga gw yang religius selalu dikit-dikit mau umroh lah, doa semoga bisa umroh sekeluarga lah, kalau ada hal bagus mau dirayain dengan umroh lah. Jadi makin menjadi-jadi setelah orang tua gw pergi umroh berdua beberapa tahun lalu dan sejak balik ke indonesia sering bilang kalau mereka mau membawa sekeluarga termasuk gw Umroh.

Dari kemauan mereka dan kondisi ekonomi keluarga gw kayaknya tinggal menunggu waktu sebelum gw beneran dipaksa ikut haji/umroh sekeluarga, meskipun itu menghabiskan sebagian besar harta mereka. kakak-kakak gw sih iya-iya aja mereka masih percaya islam, sementara itu gw berpikir kalau kegiatannya gak seberfaedah itu selain mungkin olahraga lari-lari. Kalau gw bilang ada acara atau keperluan apa pasti disuruh ditinggal aja "wong ini kita langsung ke rumahnya tuhan", kalau gw nolak ikut pergi pasti ditanyain seribu pertanyaan "kenapa menolak panggilan kesempatan Tuhan ke rumahnya sendiri".

Gw jadi penasaran apakah ada di antara kalian yang tetap pergi haji/umroh sebelum atau setelah menjadi ex-muslim? apakah ada di antara kalian yang tetap menjadi ex-muslim meskipun sudah haji/umroh, atau bahkan keluar dari islam karena haji/umroh? Terima kasih.

reddit.com
u/Wise-Record7511 — 4 days ago

Apakah berdosa jika transpuan berinteraksi dengan perempuan?

Di sosial media lain, argumen terhadap LGBT salah satunya adalah bagaimana jika seorang perempuan berinteraksi dengan trans perempuan. Karena transpuan jati diri / kodrat nya adalah "sebenarnya" laki laki maka itu akan berbahaya jika berinteraksi dengan cis perempuan. Contoh: Ketika bersentuhan, mengahabiskan waktu bersama berdua.

Apalagi dosa sangat besarnya yaitu ketika aurat nya terlihat. Dosa ini bisa juga dilimpahkan ke ayah kandungnya, dan itu sangat berbahaya, Sudah sangat umum di Indonesia, baik yang moderat atau ekstrim untuk merasa nyaman membuka aurat terhadap sesama jenis (meskipun sebenarnya tidak diperbolehkan). Seperti saat bermain dirumah teman, saat ganti baju selesai olahraga, ketika tidak ada lawan jenis atau mungkin yang paling sederhana ketika sesesorang membenarkan hijabnya di toilet umum dan rambutnya terlihat.

Permasalahannya disini trans woman is a woman. Secara teknis, harusnya transpuan itu adalah seorang wanita yang dilahirkan ditubuh yang salah. Jadi sebenarnya transpuan itu kodrat nya adalah seorang perempuan. Dia ditakdirkan sebagai perempuan, namun Allah memberi cobaan untuk dilahirkan ditubuh yang salah. Dan cobaan ini yang harus diperjuangkan, karena dasarnya kita juga harus ikhlas menghadapi semua cobaan yang diberikan oleh Allah.

reddit.com
u/VanillaWaffle_ — 6 days ago

Gimana demografi gender sub ini?

Bebas baik bagi murtadin ataupun bukan, selama member sub ini boleh ikut poll. Harapannya sih bisa ga jauh beda ya jumlah antara cowo cewe, dan juga terdapat teman-teman minoritas biar mastiin sub nya inklusif.

Sorry kalau ada yg gendernya belum terepresentasikan , sayangnya poll cuma bisa 6 pilihan.

View Poll

reddit.com
u/entroverze — 8 days ago
▲ 85 r/IndoExMuslim+1 crossposts

'Science'

brainwashing nonstop, selangkah PASTI menyusul achievements our DnA brothers siblings nation

u/SweetyByHeart — 10 days ago

ceritakan pengalaman pertama kalian melakukan hal haram setelah jadi ex muslim ?

kalo gwe

- jalan2 ke bali terus beli sebotol Bir Bintang, nyobain dikit rasanya gak enak, sisanya itu bir gwe buang 😂

- pas maen ke filipina, saat breakfast ada pilihan pork bacon sandiwch, gwe cobain, eh anjir ternyata enak, sejak saat itu gwe makan babi lumayan rutin (at least every 3-4 weeks), sejauh ini babi yg paling enak yg pernah dirasain adalah Tonkotsu Ramen

- ngesex sama ex, ini sebenarnya gwe ngerasa bersalah, karena saat itu mantan mayan taat (rajin sholat) walaupun dia ga fanatik2 amat sama Islam

pas ngajakin jalan2 ke Malang, gwe nyeletuk iseng eh kita hotelnya sekamar aja aya, mayan ngehemat, eh jawaban dia bikin kaget, ternyata dia mau

pas di kamar yaudah deh gak bisa ditahan lagi, pelukan, cipika cipiki sambil ngobrol akhirnya buka baju, cuma ya dia gak buka celana dalam, gak mau sampai senggama yaudah crottnya di luar aja

tapi setelah itu kita jadi ketagihan nge hotel tiap pekan, pas nginap ke 4 atau ke 5nya baru eh terjadi senggama, holy shit enak bener rasanya

anyway pada saat penetrasi gwe gak pake kondom, jadi baru pake kondom pas mau crott aja, kelakuan bodoh sih ini, karena pada dasarnya bisa hamil karena pre-cum (sedikit sperma bisa keluar di awal tanpa kita sadari), jangan ditiru guys, selalu pake kondom dari sejak awal

oiya soal alkohol, gwe gak ngerti alkohol itu enaknya dimana, pernah beli sebotol wine gara2 kena pengaruh Game of Thrones, buset dah rasanya gak masuk, mana mahal pula

ada bbrp sih yang rasanya bisa diterima kayak Beer Prost atau cocktail macam Mojito, tapi ya dibilang enak juga kaga, mending minum kopi 😅

minum alkoholnya sih masih, bukan karena rasa, cuma sebagai bentuk ekspresi kebebasan aja, it's just feel good i can do anything i want

btw belum pernah ngerasain mabok, takut ketagihan, jadi pas minum alkohol kalo udah ngerasa pusing/mual, langsung berhenti

reddit.com
u/uceenk — 10 days ago

seberapa islam kalian sebelum jadi ex-muslim dan apakah dulunya kalian pernah membenci atheist/agnostic ?

saya duluan ya, saya pernah sekolah pesantren dan dulu hobi banget debat di forum diskusi ke atheist/agnostic agar mereka masuk islam kembali, saya benci sama mereka bener2 merusak aqidah

etapi gara2 hal itu malah jadi kebalik wkwkw, malah saya yang terpengaruh, dikit sedikit meragukan islam yang akhirnya jadi atheis deh

oiya saya juga dulu anti banget pacaran dan tiap valentine suka banget "dakwah" kalo pacaran haram, valentine haram dll

sekarang merasa kesel melakukan hal tsb karena di jaman SMP dan SMA jadinya gak punya pengalaman pacaran, pernah jatuh cinta ma seseorang "akhwat", dia juga kayaknya suka, cuma ya gitu hubungannya juga dijaga bener2, "pacaran" nya saling mengunjungi rumah masing2, ngobrol ma bapak ibunya, gak ada fun2nya asli, punya hubungan kek gini cuma 2 bulanan aja, setelah itu selama jadi muslim gak pernah yg namanya punya hubungan lagi dgn perempuan

oiya saya juga rajin tahhajud, puasa sunnah senin kamis dan hampir tiap pekan ngikutin pengajian

reddit.com
u/uceenk — 11 days ago

Standart Moralitas Kalian Apa?

Gw suka baca2x tentang filsafat gitu, gw tertarik sama konsep nihilist, yang gw tangkap dari nihilist itu yaitu dimana kita menganggap tidak ada makna, ataupun nilai yang absolut apapun di dunia ini, termasuk hidup kita sendiri, masalahnya kalo kita membuang semua makna ataupun nilai yang kita pegang sekarang ini kita akan merasa tidak bergairah dan hilang semangat untuk hidup karna tidak ada lagi tujuan yang ingin kita capai.

Makanya salah satu alasan munculnya agama itu yaitu hadir untuk memberi tujuan, makna, dan nilai bagi hidup manusia, sehingga manusia menjadi semngat dan bergairah untuk hidup dan mencapai tujuan yang diciptakan oleh agama. Seperti masuk surga dan neraka, atau akan bereinkarnasi menjadi makhluk yang lebih baik, dsb.

Pertanyaannya seandainya kita membuang konsep tujuan dari agama tersebut, konsep apa yang paling relevan untuk menggantikannya?

Gw percaya Moralitas itu gak ada, itu hanyalah ilusi.

Yang ada hanyalah kepentingan setiap individu ataupun kelompok manusia.

reddit.com
u/riki272727 — 10 days ago

Bantahan terhadap so-called hadits nubuatan 70.000 Y4hud1 dari Isfahan

Sejak konflik antara Rezim Islam Iran dengan AS dan Israel 2026, sebagian Muslim mencoba mencocokkan peristiwa tersebut dengan hadis tentang “70.000 Yahudi dari Isfahan”(Sahih Muslim 2944) sebagai bukti kebenaran Islam.

Namun, dalam kajian historis-kritis, hadis ini dapat dipahami melalui beberapa pendekatan. TL;DR: Secara akademis ada dua posisi mengenai hadits(skeptis dan moderat), hadits ini merupakan proyeksi dan fabrikasi terhadap Abu Isa Al-Isfahani yang mengaku Nabi, hadits ini mustahil terwujud karena Yahudi di Iran kurang dari 70.000, serta angka 70.000 merupakan angka simbolis dalam agama Abrahamik dan tradisi semitik.

Berikut argumen lengkap mengenai pendekatan akademis terhadap hadits 70.000 Yahudi dari Isfahan:

Dalam menyikapi hadis, terdapat tiga kubu utama: a. Skeptisisme ekstrem Posisi ini diwakili oleh sarjana seperti Ignaz Goldziher serta kalangan Quranis. Mereka memandang bahwa hadis, termasuk yang dinilai sahih, merupakan produk budaya dan konstruksi sosial umat Islam pada masa setelah Nabi.

b. Skeptisisme moderat Posisi ini diwakili oleh Harald Motzki. Ia menggunakan metode ICMA, yaitu pendekatan yang menggabungkan analisis sanad dan matan untuk menilai probabilitas historis suatu hadis. Dalam kerangka ini, hadis yang memiliki banyak jalur independen serta berkaitan dengan aspek ibadah, moral, dan etika—serta minim muatan politik—dinilai memiliki peluang lebih besar berasal dari Nabi. Sementara itu, hadis eskatologis seperti ini cenderung dipandang lebih kontekstual.

c. Posisi tradisionalis Posisi ini dianut oleh mayoritas Sunni, yang meyakini bahwa hadis merupakan perkataan autentik Nabi melalui metodologi jarh wa ta‘dil yang ketat dalam menilai para perawi.

  1. Konteks historis hadis Secara kontekstual, hadis ini dipahami berkaitan dengan seorang perawi bernama Abd al-Rahman al-Awza'i (w. 774 M), yang hidup pada masa munculnya Abu Isa al-Isfahani—seorang Yahudi dari Isfahan yang mengaku sebagai nabi dan mesias serta melakukan pemberontakan pada era Abbasiyah. Oleh karena itu, hadis ini dapat dipahami sebagai vaticinium ex eventu (nubuat setelah kejadian), yang merefleksikan konteks sosial-politik saat itu, mengandung bias teologis, serta kemudian diatributkan kepada Muhammad.

  2. Pertimbangan demografis Pasca Revolusi Iran 1979, jumlah Yahudi di Iran menurun drastis dari lebih dari 80.000 menjadi sekitar 8.000–15.000 orang. Di Isfahan sendiri, jumlahnya berkisar 1.200–1.500. Hal ini membuat Sahih Muslim 2944 sulit dipahami secara literal sebagai prediksi konflik sekarang.

  3. Angka 70.000 itu merupakan angka simbolik dalam agama Abrahamik dan tradisi semitik. Contohnya dalam Islam ada hadits mengenai 70.000 Malaikat yang mengunjungi Baitul Ma'mur dan 70.000 orang Israel yang wafat dalam wabah yang dikirim oleh Tuhan pada masa Raja Daud.

reddit.com
u/apostatechronicle — 12 days ago

Tidak ada istilah "Perkosa" dalam islam

Di islam zaman sekarang, "Zina" sering kali disamakan dengan "Perkosa", padahal dari pengertiannya kedua hal itu serupa dan bisa berhubungan dengan satu sama lain, tapi tetap berbeda.

>Zina; Hubungan seksual (dengan bentuk apapun) kepada selain Suami/Istri, terjadi dengan salah satunya consent maupun tidak.

>Perkosa; Pemaksaan hubungan seksual kepada korban tanpa consent dari korban dan bahkan merugikan korban.

https://preview.redd.it/lx461jy8fwzg1.png?width=4092&format=png&auto=webp&s=b21e0ad9922ba9ac6453b04df0f4923cedfb1e61

Seperti di diagram,

  • Meskipun keduanya consent, selama mereka berdua tidak dihubungkan dalam pernikahan maka hubungan mereka termasuk zina, salah satu dosa besar.
  • Meskipun istrinya tidak mau dan suaminya memaksa dan bahkan menyakiti istrinya, hubungan mereka termasuk Pemerkosaan tapi tak termasuk zina dan tak dilarang dalam islam.

Hal yang paling memprihatinkan dalam islam adalah bagaimana Istri harus menuruti suami termasuk dalam hal seksual, dan bahkan banyak orang yang menyangka jika menikah = consent no matter what. Banyak juga yang berpikir bahwa dua orang yang consent tapi belum menikah jauh, jauh lebih buruk dari pada salah satu dari Suami istri yang sering dikotori tanpa consent, karena mereka berpikir kalo ada yang zina ntar ada bencana macam gempa lah, apa lah.

Tentu, ada beberapa golongan muslim yang lebih performatif dan juga melarang pemerkosaan di rumah tangga suami istri, tapi islam sendiri yang menyuruh untuk "stick to the original", bahkan sampai bikin hadist yang bilang "ikutin sunnah yang original atau bakal masuk neraka dengan 72 golongan lainnya".

Hal ini juga yang membuat gw prihatin untuk mengamalkan islam, apalagi jika keluarga gw memaksa gw untuk menanamkan islam ke istri-anak gw. mungkin karena itu gw open soal gw jadi ex-muslim dan gw di-disown keluarga gw itu inevitable atau bahkan perlu terjadi, untuk keluarga gw nanti.

reddit.com
u/Wise-Record7511 — 14 days ago