r/IndoExMuslim

Apa kalian gak takut masuk neraka?

Muslim here, mo nanya tulus, kalian yang disini kenapa keluar? terus pernah gak terbesit di dalam hati kalau nanti masuk neraka gimana?

Maksud gw apakah kalian sudah gak percaya neraka/surga? atau kalian merasa "ah kayaknya klopun ada gue tetep masuk surga deh" atau "ah Islam tuh salah agama lain yang bener"?

No judging here I'm just curious what was the thinking behind leaving a religion

ini bukan nanya motivasinya ya tapi apa yg jadi pikiran kalian soal konsekuensi pilihan kalian

reddit.com
u/kputr — 9 days ago

Pemanfaatan teknologi secara "islami"

Gue kadang bener-bener speechless ngeliat mental gymnastics kaum fundie kalau udah berurusan sama teknologi. Di satu sisi koar-koar anti-Barat, hobi ngafir-ngafirin orang, dan sibuk teriak boikot sana-sini. Tapi di sisi lain, mereka literally nggak bisa lepas dari internet, gadget, dan platform yang dibikin sama orang-orang yang mereka benci itu.

Tapi yang bikin gue nulis postingan ini adalah usaha mereka buat men-"syar'i"-kan teknologi biar sesuai sama standar mereka. Gue pernah liat postingan di r/exmuslim yang bikin gue tercengang. Masa ada dong muslim yang pamer pakai browser extension buat nyensor/nge-blur muka lawan jenis di layar komputer?! Alesannya? Biar terhindar dari "zina mata" (salah satu konsep misoginis yang paling gue benci dalam islam) pas lagi browsing harian. Kalau mereka gampang banget kegoda cuma gara-gara ngeliat muka cewek normal di layar, mending nggak usah pakai internet sekalian deh.

Mereka benci sama peradaban yang bikin teknologinya, tapi mereka manfaatin teknologi itu buat menuhin obsesi dan nunjukin insecuritynya sendiri, bahkan nyebarin kebencian ke kelompok masyarakat lain di negara ini. Hipokrit tingkat akut sih ini.

reddit.com
u/kijangkotak77 — 10 days ago

Muak banget tiap bulan denger ceramah Habib yang narasinya diulang-ulang (Abu Lahab & "Derajat Wanita")

Ada satu Habib yang rutin ceramah tiap bulan di masjid dekat tempat gue, dan sejujurnya gue udah muak banget karena ceramahnya tuh kayak pakai template yang diulang-ulang. Dia udah mulai ceramah di situ sejak 2 tahun yang lalu, tapi sekitar 60% isinya selalu muter di cerita yang sama.

Mana pas hari h ceramah itu berisiknya minta ampun dari pagi. Mulai jam 5 pagi (abis subuh) udah khataman Al-Qur'an pake toa luar, lanjut sore habis Magrib diputerin sholawatan kenceng banget. Baru jam 9 malem si Habib mulai ceramah.

Tiap sesi 1 jam, 15–20 menit pertamanya pasti diawali worshipping berlebihan ke panutan mereka, lalu disambung cerita tentang Abu Lahab. Dia selalu bahas kalau Abu Lahab itu "penghuni tetap" neraka, tapi siksanya diringankan tiap hari kelahiran Muhammad cuma karena dulu pernah bahagia waktu denger kelahiran keponakannya (intinya dia ngajak buat lebih sering mengingat Muhammad dan berdzikir). Sisanya? Ceramah standar yang jujur aja makin ke sini makin nggak gue dengerin.

Satu topik lagi yang paling sering dia ulang adalah narasi soal "Muhammad memuliakan dan menaikkan derajat wanita". Katanya dulu zaman Jahiliyah bayi cewek dikubur hidup-hidup, disia-siakan, dan dijadiin budak, lalu datanglah Islam yang bikin wanita dinaikkan derajatnya sampai sekarang HINGGA KE INDONESIA.

ALLAHUAKBAR!!

Nah, narasi ini dari dulu selalu bikin gue kepikiran satu hal:

Kalau memang wanita dibilang begitu dimuliakan dan diposisikan tinggi, kenapa dalam hukumnya laki-laki boleh punya sampai 4 istri sedangkan wanita enggak? Logikanya, bukankah itu secara teknis memposisikan nilai 1 laki-laki setara dengan 4 wanita?

Pertanyaan simpel gini dari dulu nggak pernah dapet jawaban yang bener-bener logis atau memuaskan. Ada yang denger narasi template kayak gini juga di daerah kalian?

reddit.com
u/V33688 — 10 days ago