Seniman indonesia (animator, komikus, dll) critiquing the govt more and more?
It's just an isolated trend or generally it's truly like that? Misalnya tekotok, dulu kadang2 doank, sekarang kritik pemerintah melulu.
Reminds me jaman duluuuuuu ketika pencipta lagu anak2 pun ikut kritik. Misalnya si komo lewat bikin macet.